15 Hari Mangkrak, Perbaikan Drainase di Cibadak Sukabumi Ganggu Usaha Warga

- Redaksi

Jumat, 25 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbaikan saluran drainase di Cibadak mangkrak. l Fikri Askar

Perbaikan saluran drainase di Cibadak mangkrak. l Fikri Askar

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Pekerjaan perbaikan saluran drainase di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibiarkan terbengkalai selama dua pekan lamanya.

Informasi dihimpun, lokasi pekerjaan di Jl. Raya Sukabumi-Bogor, KM 20, Kampung Karang Hilir, Desa Karang Tengah. Akibatnya, aktivitas usaha paving blok milik warga menjadi terganggu.

Salah seorang karyawan bernama Fikri Askar mengeluhkan kondisi tersebut karena aktivitas turun naik barang menjadi lebih sulit dan menjadi lamban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak bertanggung jawab. Pekerjaan selokan ditinggalkan setelah dibongkar selama dua Minggu. Sangat merugikan kami, karena ini tempat saya dan teman-teman mencari nafkah,” kata Fikri kepada sukabumiheadline.com, Jumat (25/11/2022) pagi.

“Karena akses yang dibongkar, jadi mengganggu jalan utama keluar masuk bahan baku produksi maupun barang jadi,” tambah dia.

Fikri mengaku sudah berulangkali mengeluhkan kondisi tersebut kepada pihak mandor proyek. Namun, hingga kini belum ada upaya menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Sudah beberapa kali mengeluh ke mandor di lokasi, tapi hasilnya nihil. Tidak ada tanggapan. Padahal, ini proyek borongan mereka,” kesal Fikri.

Karenanya, ia berharap aparat setempat bisa menegur mereka agar tidak mengganggu usaha tempatnya bekerja.

“Saya berharap ditindak. Atau paling gak, ditegur gitu lah. Sangat mengganggu kami dalam bekerja,” pungkasnya.

Berita Terkait

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru