20 Tahun Jalan Leuwiliang-Bojongtipar Sukabumi Belum Tersentuh Perbaikan

- Redaksi

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak penghubung Desa Leuwiliang-Bojongtipar, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. | Istimewa

Jalan rusak penghubung Desa Leuwiliang-Bojongtipar, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. | Istimewa

sukabumiheadline.com – Warga Kampung Cihaur RT 009/011 Desa Tanjungsari, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengeluhkan kondisi jalan rusak bertahun-tahun.

Yusuf (28) mengatakan jalan tersebut merupakan penghubung Desa Lewiliang-Bojongtipar. “Kurang lebih sudah 20 tahun jalan ini rusak,” kata Yusuf kepada sukabumiheadline.com, Senin, 12 Juli 2021.

Lanjut Yusuf, kerusakan dimulai dari Kampung Rawaseel hingga Desa Bojongtipar kurang lebih sepanjang sembilan kilometer. Kondisi jalan sudah berbatu dan bergelombang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Belum pernah diperbaiki sama sekali, harusnya sudah masuk dua mobil. Jalan ini masuk dari Gang Kanari, Jalan Babakan belok kiri sebelum PT Kino. Kalau dari Pasar Pangleseran ke arah Babakan kemudian belok kiri sebelum PT Kino,” jelasnya.

Yusuf berharap jalan tersebut bisa segera diperbaiki. “Ini kan fasilitas umum. Kenyamanan dan keselamatan masyarakat harusnya diutamakan, bukan cuma warga sini saja yang dirugikan. Kepada pihak pemerintah yang terkait segera perbaiki jalan itu,” tandas Yusuf.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru