Ketua Jokowi Mania Laporkan Dugaan Ujaran Kebencian Denny Siregar ke Polisi

- Redaksi

Jumat, 11 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denny Siregar dan Immanuel Ebenezer. l Istimewa

Denny Siregar dan Immanuel Ebenezer. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Pegiat media sosial Denny Siregar dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer atas dugaan ujaran kebencian.

Keterangan itu disampaikan oleh Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer saat diwawancara KOMPAS, Rabu (9/3/2022).

“Hari ini kita akan melakukan upaya hukum terkait Denny Siregar berkaitan dengan cuitan dan videonya. Yang menurut pandangan kami di situ mengandung ujaran kebencian,” kata Immanuel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ada beberapa dugaan ujaran kebencian yang dialamatkan Denny Siregar kepada dirinya.
“Ada beberapa misalnya saya teroris ada beberapa lagi yang mengarah terhadap diri saya,” ujar Immanuel.

Selain itu, Immanuel menambahkan Denny Siregar juga melakukan upaya provokasi dan penggiringan opini yang memicu bahaya di komunitas Joman.

“Ada semacam provokasi penggiringan opini yang sebenarnya membahayakan diri saya dan komunitas Jokowi Mania,” ucapnya.

Denny juga disebut telah memplesetkan nama Jokowi Mania menjadi Jongos Munarman. Atas dasar itu, Immanuel mengaku tidak terima dengan perbuatan yang dilakukan Denny Siregar terhadap dirinya maupun organisasinya.

“Belum lagi Jokowi Mania diplesetkan Jongos Munarman. Pertama dia menghina organisasi saya, kedua dia menghina presiden, nama presiden itu Jokowi diubah menjadi jongos,” ujar Immanuel.

Dalam laporannya ke Bareskrim Polri, Immanuel menyertakan sejumlah barang bukti yang memperkuat laporannya terhadap Denny Siregar.

“Barang bukti yang dibawa berupa screenshoot dan video,” ucap Immanuel.

Diberitakan sebelumnya, Immanuel Ebenezer yang dikenal sebagai pendukung Jokowi sempat menjadi saksi meringankan bagi Munarman.

Dalam kesaksiannya, Immanuel mengatakan jika Munarman yang dikenal bukanlah teroris tapi aktivis. “Beliau bukan teroris, namun aktivis. Jangan pandangan seseorang dikriminalkan, ini bukan era orde baru, ini era Jokowi semua punya hak,” kata dia.

Berita Terkait

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan
Perlindungan dan Pembela Masyarakat Adat dalam RUU Masyarakat Adat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:00 WIB

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta

Berita Terbaru

Bendera negara Arab Saudi. l Istimewa

Internasional

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:00 WIB