Hati-hati, Banyak Kerikil di Jalan Cemerlang Kota Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Cemerlang banyak kerikil. l Istimewa

Jalan Cemerlang banyak kerikil. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l WARUDOYONG – Jalan Cemerlang, Kota Sukabumi banyak kerikil bertebaran di jalanan. Hal itu membuat warga dan pengendara merasa was was jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Kerikil bertebaran di jalan tersebut, tepatnya di depan SD Negeri Cemerlang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

“HATI-HATI yg lewat jalan cemerlang,
Turunan SD cemerlang seeur (banyak-red) kerikil,” tulis akun Facebook Jimmy Mara Rusli, dikutip sukabumiheadlines.com, Rabu (20/4/2022) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jimmy juga mengingatkan truk molen berisi coran yang melintas di jalan tersebut. Menurutnya, muatan truk coran tersebut terlalu banyak sehingga coran tumpah ke jalanan.

Menurut dia, jika pengendara tidak mau membersihkan jalanan tersebut dari kerikil, maka sebaiknya tidak perlu membawa material coran terlalu banyak karena bisa berakibat tumpah ke jalanan.

“Hampura ka nu nyandak mobil MOLEN coran, ari alim ngabersihan mah tong nyandak coran seeur teing.iyeu coran akang KEPLOK di jalan CEMERLANG…paur nu nyandak motor TIKOSEWAD,jeung ngebul deih.keur mah usum BATUK.
HAMPURA NYAK KANG MOLEN CORAN,” tambah Jimmy dalam keterangan unggahan video pada Selasa (19/4/2022) itu.

Unggahan Jimmy direspons netizen dengan berbagai komentarnya. Dari mulai serius hingga bernada candaan.

“Heeuh nya kurupa2 gs puguh jln th loba anu tegenahen krna butut cik atuh anu alus keneh mh pada ngajaga ngaraksa kusararea (Iya ya, macam macam aja, udah jelas jalan banyak yang gak enak dilintasi karena jelek, seharusnya yang masih bagus pada ikut jagain-red),” komentar Ujang Uli.

“Abdi ge nu numpakna lewat dinya rada paur, komo pas jalanna baseuh, paur leueur (saya aja yang berkendara lewat situ agak ngeri, apalagi jika turun hujan basah, takut licin–red),” timpal Dian Siti Nurhayati.

“Geraken pemuda/abg, sapuken we atuh… (gerakkan pemuda dan ABG, sapuin aja–red),” canda akun Facebook Zulfikar.

Berita Terkait

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia
Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara
Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi
Penimbun 150 jerigen BBM bersubsidi di Simpenan Sukabumi, terancam denda Rp60 miliar
Kronologi pemuda Cicantayan Sukabumi pelaku pelecehan seksual dibekuk polisi
Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi korban tenggelam di laut - sukabumiheadline.com

Sukabumi

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Minggu, 11 Okt 2026 - 16:00 WIB

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada - CNN

Internasional

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Minggu, 11 Okt 2026 - 11:00 WIB