Ketika Niat Mulia Wanita asal Cireunghas Sukabumi Berakhir Penipuan

- Redaksi

Senin, 3 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti penipuan dialami Siti Rohilah. l Istimewa

Bukti penipuan dialami Siti Rohilah. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIREUNGHAS – Kondisi masih sulit usai pandemi Covid-19 berlalu. Namun, penting untuk tetap berhati-hati karena semakin banyak orang yang berani melakukan perbuatan kriminal dan lainnya untuk mendapatkan uang dengan cara mudah.

Salah satunya dialami oleh Siti Rohilah, wanita asal Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kepada sukabumiheadline.com ia menceritakan keinginannya memberikan peluang mendapatkan uang kepada bapaknya. Namun, apa lacur, niat mulianya malah berujung penipuan oleh seseorang yang kini menghilang entah ke mana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berawal dari postingan yang diunggah akun Facebook bernama Rhma yang menawarkan jasa mendapatkan uang dengan cara mendaftar Kartu Prakerja, Siti malah harus kehilangan sejumlah uang.

Tanpa pikir panjang dan mencari tahu tentang Program Kartu Prakerja dari pemerintah pusat, Siti pun langsung merespons postingan akun Rhma tersebut.

“Jadi dia update status gelombang Prakerja. Katanya dapat uangnya 600 ribu Rupiah sebanyak empat kali,” papar Siti, Senin (3/10/2022).

Siti kemudian tertarik dan mendaftarkan atas nama bapaknya agar memiliki penghasilan.

Adapun, selain keharusan mengisi formulir secara online, Siti juga diharuskan membayar administrasi di muka sebesar Rp100 ribu.

“Uang ditransfer ke virtual account, Dana milik Muhamaad Bayu Prasetio. Jadi alasan uang administrasi itu kalau uang Prakerja sudah cair, dia gak potong jasa lagi,” jelasnya seraya mengirimkan bukti transfer.

Wanita berusia 23 tahun tersebut juga menjelaskan, ketika dirinya mem-posting keluhannya di Facebook, ternyata banyak yang berkomentar dan bernasib sama.

“Kalau lihat yang komentar sih banyak juga yang tertipu. Setelah transfer uang, semua akun Facebook dan WhatsApp kita diblok sama dia,” pungkas Siti.

Berita Terkait

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia
Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terbaru

Bendera negara Arab Saudi. l Istimewa

Internasional

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:00 WIB

Ayah dan tiga anak asal Sukabumi, Jawa Barat, terlantar di Medan - Ist

Peristiwa

Pria asal Sukabumi dan tiga anaknya terlantar di Medan

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:09 WIB