Awas Kolesterol! Jangan Kebanyakan Makan Daging Kurban Berlemak

- Redaksi

Selasa, 20 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daging kurban. | Foto: Darmansyah

Ilustrasi daging kurban. | Foto: Darmansyah

SUKABUMIHEADLINES.com – Untuk orang dewasa, terutama yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes dan hipertensi sebaiknya batasi konsumsi daging kurban.

Dilansir dari Suara.com, ahli endokrinologi, Mustafa Altay dalam laporan Anadolu Agency, mengatakan asupan daging yang utamanya dibatasi yakni yang berlemak.

Pakar endokrinologi di Istanbul, Turki, Safiye Arik juga menyatakan daging berlemak mengandung kadar lemak jenuh dan kolesterol (jahat) yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Orang dengan penyakit kronis, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, harus mengkonsumsi daging secara terbatas karena daging berlemak mengandung kadar lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi,” tutur dia dikutip dari Antara, Selasa (20/7/2021).

Arik menyebut, penyadang diabetes khususnya perlu menghindari makanan penutup seperti jus buah manis. Sebaknya, pilihlah makanan penutup yang tidak terlalu manis, seperti susu, dan makanan alami.

Sementara itu, ahli bedah jantung Dr Gokce Sirin mengingatkan, kebiasaan makan yang buruk dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan termasuk obesitas, diabetes, tekanan darah dan penyakit kardiovaskular.

“Makan yang tidak teratur dapat mengancam jiwa orang-orang dengan masalah berat badan dan jantung, tekanan darah, penyakit kardiovaskular dan gastroenterologis,” kata Sirin.

Berita Terkait

5 mitos terpopuler di Sukabumi, pedoman moral sekaligus identitas budaya
2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi
5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef
Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?
8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI
Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah
LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja
Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:44 WIB

5 mitos terpopuler di Sukabumi, pedoman moral sekaligus identitas budaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:47 WIB

2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi

Selasa, 29 September 2026 - 03:07 WIB

5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?

Sabtu, 26 September 2026 - 10:00 WIB

8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB