Begadang di Cibadak Sukabumi Sambil Seruput Sekoteng Kang Fahry

- Redaksi

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekoteng Kang Fahry. l sukabumiheadline.com

Sekoteng Kang Fahry. l sukabumiheadline.com

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Begadang malam di Sukabumi memang mengasyikkan, terlebih bagi warga luar kota, terutama Jakarta, yang bercuaca panas.

Sukabumi yang terkenal berhawa sejuk, tentu menjadi pilihan warga luar kota begadang malam di kota kecil, di bagian selatan Pulau Jawa ini. Belum lagi destinasi wisata alamnya yang juga sama terkenalnya.

Nah, buat yang hobi begadang sekaligus pemburu wisata kuliner, rasanya wajib mencoba Sekoteng Kang Fahry di Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan cuma sekoteng, ada juga Bandros,” sebut warga Kampung/Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak itu kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (14/8/2021).

Sekoteng Fahry memang sedikit berbeda karena air kuahnya lebih kental dibandingkan sekoteng pada umumnya. Terlebih, campuran full cream putih membuatnya terasa lebih kental.

“Sebenarnya namanya Sekoteng Cibadak, tapi karena nama saya Fahry, jadi ya Sekoteng Fahry aja,” lelaki berusia 35 tahun itu menambahkan.

Menikmati sekoteng seharga Rp10 ribu per porsi tentunya tidak akan membuat kantong Anda kempis. Rasa manis dan sedikit gurih dan campuran rempahnya, benar-benar bikin siapapun tidak akan merasa percuma membelinya.

Buat yang hobi begadang malam, Anda bisa mengunjungi kedai sekoteng berkonsep kaki lima ini, tidak jauh dari pertigaan menuju arah Palabuhanratu.

Tunggu apalagi?

Berita Terkait

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks
Ketika perempuan Sukabumi tak pernah kehilangan identitas Sunda
Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Berita Terbaru