Bencana pergerakan tanah, warga Cikembar Sukabumi mengungsi ke kantor desa

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana pergerakan tanah, warga Cikembar Sukabumi mengungsi ke kantor desa - Yahya Murdiansyah

Bencana pergerakan tanah, warga Cikembar Sukabumi mengungsi ke kantor desa - Yahya Murdiansyah

sukabumiheadline.com – Bencana pergerakan tanah juga terjadi pada Rabu (4/12/2024), tepat di mana pada hari yang sama sebanyak ratusan warga terdampak bencana longsor dan banjir di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi diperoleh, akibat bencana pergerakan tanah, ratusan warga terdiri dari dewasa dan anak-anak harus diungsikan ke kantor kepala desa setempat.

Menurut salah seorang warga, Yahya Murdiansyah, bencana pergerakan tanah terjadi di Kampung Cihonje RT 001/006, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua warga Kampung Cihonje sudah diungsikan ke Kantor Kepala Desa Sukamaju. Di sini insyaallah mereka aman,” kata Yahya kepada sukabumiheadline.com, Rabu malam.

Yahya mengaku dirinya hanya membantu. Ia diketahui merupakan warga Desa Sukamulya, tetangga Desa Sukamaju. Diakuinya, keberadaan dia di Sukamaju untuk membantu warga terdampak.

“Warga terdampak semua menginap di kantor desa, dan belum bisa dipastikan sampai kapan mereka di sini. Saya bukan warga Sukamaju, di sini hanya membantu,” pungkas pemuda yang juga aktif di Karang Taruna itu.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terbaru