Cegah kecelakaan, Kades se-Kecamatan Parakansalak perbaiki Jalan Kabupaten Sukabumi rusak

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades se-Kecamatan Parakansalak perbaiki Jalan Kabupaten ruas Parungkuda-Pakuwon - Dok. Pribadi

Kades se-Kecamatan Parakansalak perbaiki Jalan Kabupaten ruas Parungkuda-Pakuwon - Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com – Jalan rusak atau berlubang ruas Parungkuda-Pakuwon menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Meskipun berstatus Jalan Kabupaten, namun untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan jalan rusak, para Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Parakansalak melakukan aksi kerja bakti dengan menambal jalan berlubang.

Tambal jalan berlubang yang di inisiasi Kades dan komunikasi supir kayu palet ini dilakukan di sejumlah titik di Jalan Raya Parungkuda-Pakuwon. Dengan membawa batu besok yang diangkut 10 dump truk ini kemudian bergotong royong menambal lubang yang terdapat di jalan.

Menurut Kepala Desa Sukatani, Ujang Suriyana, aksi tambal jalan berlubang di Jalan penghubung lintas kecamatan ini merupakan bentuk kesadaran para Kades di Kecamatan Parakansalak dan komunitas supir kayu palet pada kerusakan jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sasarannya adalah jalanan rusak berlubang, yang rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terlebih saat musim hujan. Langkah ini untuk membantu kegiatan pemerintah, kita mengajak masyarakat untuk berbagai sebagai bentuk peduli,” kata Ujang kepada sukabumiheadline.com, Rabu (16/10/2025).

Di tempat yang sama, Kang Deden Deni Wahyudin, Kepala Desa Sukakersa menuturkan dengan aksi gerakan tambal lubang di jalan ini, diharapkan mampu mengurangi kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak.

“Berbahaya sekali bagi pengendara mobil dan sepeda motor, memang terlihat bahwa kontur jalan ini sudah hancur dan rusak serta berlubang besar,” ujar KDW.

Menurut KDW, langkah ini dapat menjamin berkurangnya bahaya bagi pengendara jalan yang melintasi jalur ini.

“Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan ini. Penambalan ini sifatnya sementara, namun kami ingin ada perbaikan permanen yang lebih baik,” cetusnya.

Setelah selesai ditambal, jalanan kini lebih rata, sehingga pengendara dapat melintas dengan aman tanpa rasa khawatir.

“Terima kasih kepada seluruh relawan yang peduli terhadap kondisi jalan ini. Semoga aksi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut peduli terhadap keselamatan di jalan,” lanjutnya.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Kades di Kecamatan Parakansalak dan komunitas supir kayu palet bisa memberikan dampak positif langsung bagi keselamatan bersama.

“Kami mengharapkan, pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan jalan yang lebih maksimal demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru