Diguyur Hujan, Penampakan Jalan Kabupaten Sukabumi di Ruas Bojonggenteng-Kalapanunggal

- Redaksi

Kamis, 2 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan digenangi air di ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa

Jalan digenangi air di ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa

sukabumiheadline.com l BOJONGGENTENG – Banyak ruas Jalan Kabupaten di Sukabumi, Jawa Barat mengalami rusak parah. Akibatnya, tak sedikit terjadi kecelakaan tunggal, terutama para pengendara roda dua yang tergelincir ke lubang jalan.

Salah satu Jalan Kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah, adalah di ruas Bojonggenteng – Kalapanunggal.

Lubang jalan menganga di banyak titik. Dari mulai diameter 10 cm hingga 150 cm, sehingga memaksa semua pengendara untuk memelankan laju kendaraannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan rusak ruas Bojonggenteng - Kalapanunggal. l Istimewa
Jalan rusak ruas Bojonggenteng – Kalapanunggal. l Istimewa

Selain jalan rusak, kedua ruas tersebut juga dikenal minim lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi tersebut cukup merepotkan pengendara pada malam hari. Baca lengkap: Ngeri, Penampakan Ruas Jalan Bojonggenteng-Kalapanunggal Sukabumi Usai Diguyur Hujan

Pantauan sukabumiheadline.com, Kamis (2/3/2023) pagi di titik jalan Kampung Citangkil, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, lubang jalan menganga dan digenangi air selepas diguyur hujan deras.

Parahnya lagi, genangan air bahkan hingga selebar jalanan tersebut. Hal itu membuat sejumlah pengendara kesulitan memilih lintasan yang hendak dilalui.

Kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan warga. Bahkan, salah seorang warga, Hasan Setiawan menyebut jika kerusakan jalan sudah terjadi sejak lima tahun lalu.

“Kemarin kondisinya mengkhawatirkan, apalagi pas habis diguyur hujan, kubangan air di banyak titik. Kalau gak salah sudah lima tahun dibiarkan rusak,“ ucap Hasan.

Spanduk Protes Jalan rusak
Spanduk protes jalan rusak di Bojonggenteng, Sukabumi. l Istimewa

Tak hanya itu, untuk mengungkapkan kekesalannya, sempat viral kemunculan spanduk bertuliskan ajakan untuk Golput atau tidak memilih pada Pemilu 2024 yang akan datang. Baca lengkap: 5 Tahun Jalan Dibiarkan Rusak, Warga Bojonggenteng dan Kalapanunggal Sukabumi Ajak Golput

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru