Disambar petir, rumah warga Nagrak Sukabumi terbakar dan hancur

- Redaksi

Jumat, 26 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disambar petir, rumah warga Nagrak Sukabumi terbakar dan hancur. - P2BK Nagrak

Disambar petir, rumah warga Nagrak Sukabumi terbakar dan hancur. - P2BK Nagrak

sukabumiheadline.com – Belum lama ini musibah bencana hujan deras yang di sertai petir terjadi di wilayah Sukabumi sampai mengakibatkan korban jiwa seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sukabumi. Baca lengkap: Pria tewas tersambar petir saat main handphone ternyata ASN Pemkab Sukabumi

Kali ini sambaran petir mengakibatkan satu rumah terbakar. Musibah tersebut terjadi di Kampung Cirendeu Peuntas RT 003/006, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Diketahui rumah milik Ibu li, hangus terbakar api akibat sambaran petir.

Berita Terkait: Pria ini ditemukan tewas tersambar petir saat berteduh di Cikembar Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi pada saat kejadian hujan deras di sertai petir, dan petir menyambar rumah milik Ibu Ii sehingga menimbulkan percikan api (instalasi listrik) hingga mengakibatkan rumah terbakar,” ungkap P2BK Nagrak, Milky, Kamis (25/4/2024) malam.

Akibat kejadian tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) dan P2BK segera melakukan koordinasi dengan unsur Forkopimcam berikut petugas PLN guna memutus aliran listrik di lokasi kejadian. Sebab dikhawatirkan api terus menjalar ke rumah-rumah lain.

“Pada kejadian itu, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa walaupun rumah yang di huni ibu Ii hangus dilahap si jago merah,” tambahnya.

Kini di lokasi yang berdekatan dengan kejadian, sementara sedikitnya 17 KWH listrik di 17 rumah warga di Kampung Cirendeu Peuntas, Desa Girijaya dilakukan pemadaman sementara oleh pihak PLN.

“Menjaga hal yang tidak diinginkan pihak kami meminta agar PLN untuk sementara waktu memadamkan aliran listrik ke wilayah tersebut,” tutur Milky.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dengan dibantu relawan bencana dari sejumlah unsur yang ada di lokasi kejadian.

“Untuk kerugian materi atas bencana ini masih dalam taksiran pemdes setempat. Sementara Bu Ii dan keluarga lainnya untuk sementara waktu diungsikan ke tempat lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB