Dua Terduga Teroris Ditangkap di Sukabumi, Ini Barang Bukti yang Diamankan

- Redaksi

Sabtu, 28 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani dan lokasi penangkapan terduga teroris. l Istimewa

Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani dan lokasi penangkapan terduga teroris. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Kedatangan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror yang melakukan penangkapan terhadap 2 warga yang berada di Kampung Gunungbatu, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (27/10/2023).

Beberapa anggota Densus 88 Anti Teror menggunakan rompi bertuliskan Penyidik TPT yang dibantu jajaran Kepolisian dari Polres Sukabumi Kota melakukan sterilisasi lokasi dengan penjagaan ketat aparat bersenjata lengkap.

“Sebanyak 2 orang warganya diamankan oleh Densus 88 Anti Teror pada penggerebekan tersebut yang terjadi setelah waktu shalat Jumat atau diperkirakan sekira pukul 14.00 WIB,” ungkap Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dadan menambahkan, sejumlah peralatan yang diduga barang bukti dari kasus tersebut diamankan Densus 88 berupa sepatu, busur panah, sejumlah buku dan barang lainnya yang dari 2 rumah yang digeledah tersebut

“Inisialnya R dan R yang diperkirakan usianya 27 tahun. Profesi dari keduanya adalah satu pedagang dan satu lagi guru ngaji. Dan kebetulan yang satu adalah eks napiter yang pernah terkena kasus yang sama (bom) di Jakarta,” ujar Dadan.

Lebih lanjut Dadan mengatakan, dirinya menerima kabar bahwa ada 9 orang yang menjadi Daftar Pencarian Orang oleh Densus 88 Anti Teror dan 2 orang berasal dari Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan - Pemprov Jawa Barat

Jawa Barat

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:00 WIB