Duh, Atap Posyandu dan PAUD di Bojonggenteng Sukabumi Ambruk

- Redaksi

Selasa, 7 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Posyandu di Desa Bojonggenteng ambruk. l Istimewa

Posyandu di Desa Bojonggenteng ambruk. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Bangunan Posyandu yang sekaligus difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) pendidikan anak usia dini (PAUD), ambruk di bagian atapnya, Selasa (7/9/2021).

Atap bangunan SPS TP Anggrek yang berlokasi di Kampung Pamatutan RT 23/09 Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, itu ambruk akibat kerangka atap yang sudah lapuk.

“Iya betul, ambruk. Sudah dicek ke lokasi, tadi siang,” kata Kepala Desa Bojonggenteng Yudi Wahyudi kepada sukabumiheadlines.com, Selasa (7/9/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yudi menambahkan, meskipun bangunan Posyandu tersebut digunakan untuk KBM PAUD, tapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena sedang tidak melakukan KBM. Akan segera kita tangani,” pungkas dia.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru

Rokok elektrik atau vape - sukabumiheadline.com

Hikmah

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:34 WIB