Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petugas perusahaan listrik sedang memasang jaringan listrik - sukabumiheadline.com

Ilustrasi petugas perusahaan listrik sedang memasang jaringan listrik - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Infrastruktur kelistrikan dan internet di wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, belum merata. Karenanya, pemerataan akses listrik dan internet hingga wilayah pedalaman masih menjadi tantangan, terutama karena kondisi geografis Jampang yang luas dan berbukit.

Namun, perbaikan diklaim lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. Salah satunya didukung oleh penambahan kapasitas listrik pada Agustus 2026.

“Kalau sekarang agak lebih stabil. Kemarin sekitar Agustus ada penambahan kapasitas listrik,” ujar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dessy Susilawaty dalam pernyataannya, Sabtu (12/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun karena akses listrik belum sepenuhnya merata, sejumlah masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik. Kondisi geografis juga menjadi salah satu tantangan karena Jampang memiliki wilayah perbukitan dan jarak antarpemukiman cukup jauh. Kondisi itu membuat pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan listrik, membutuhkan perhatian lebih.

Padahal, keandalan listrik memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian masyarakat Jampang. Wilayah tersebut memiliki potensi ekonomi dari sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan.

Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah pengolahan hasil laut. Dengan pasokan listrik yang stabil, nelayan dan pelaku UMKM dapat menggunakan fasilitas pendingin untuk menyimpan hasil tangkapan lebih lama.

Hal serupa berlaku bagi hasil pertanian. Produk seperti singkong dapat diolah menjadi berbagai produk makanan sehingga memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Perkuat akses internet

Ilustrasi tidak ada signal hp dan internet di kampung - sukabumiheadline.com
Ilustrasi blank spot atau tidak ada sinyal hp dan internet di kampung – sukabumiheadline.com

Selain listrik, penguatan jaringan komunikasi dan internet juga penting. Masyarakat di sejumlah wilayah Pajampangan hingga kini masih harus mencari lokasi tertentu untuk mendapatkan sinyal handphone.

Kondisi itu menjadi kendala bagi masyarakat yang kini semakin bergantung pada aktivitas digital, termasuk pelaku UMKM yang ingin memasarkan produk secara online.

“Di samping kelistrikan, Wi-Fi dan jaringan komunikasi juga harus menunjang,” ujar Dessy

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru