KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan segera mengevaluasi operasional angkutan kota (angkot) yang dinilai sudah tidak layak jalan. Langkah ini difokuskan pada angkutan antarkabupaten dan antarkota yang masih menggunakan armada tua serta tidak lagi memenuhi standar pelayanan publik.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa Pemda Provinsi Jabar tidak sekadar menertibkan, tetapi juga menghadirkan solusi konkret. Pihaknya berencana mendorong transformasi tata kelola dengan memberdayakan para sopir angkot agar bisa menjadi pemilik armada melalui skema pembiayaan yang lebih berpihak.

Sejalan dengan visi ramah lingkungan, KDM –sapaan akrab Dedi Mulyadi juga berwacana agar peremajaan angkutan kota ini didominasi oleh armada berbasis kendaraan listrik (EV), guna menekan penggunaan moda transportasi konvensional berbahan bakar fosil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin sopir menjadi pemilik kendaraan. Pemerintah sedang memikirkan skema pembiayaan tanpa uang muka (DP) sehingga kesejahteraan mereka tumbuh. Jika sopir bertindak sekaligus sebagai pemilik yang mencicil dan merawat kendaraannya, mereka akan jauh lebih tertib dibandingkan jika hanya sekadar menyetor,” ujar KDM, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Pemprov Jabar, Senin (27/7/2026).

Lebih lanjut, Gubernur KDM menegaskan keberhasilan sistem angkutan massal tidak hanya bergantung pada kualitas armada, melainkan juga harus didukung oleh perubahan budaya masyarakat serta peningkatan infrastruktur kawasan perkotaan.

Menurutnya, ekosistem transportasi modern harus ditunjang oleh trotoar yang ramah pejalan kaki, penerangan jalan yang memadai, pengelolaan sampah yang baik, fasilitas publik yang bersih, hingga sistem keamanan terpadu yang mampu mengimbangi tingginya mobilitas warga.

“Transportasi modern itu bukan hanya kendaraannya yang bagus, tetapi perilaku masyarakatnya juga harus berubah dan layanan kotanya ikut modern,” tegasnya.

Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Selain transportasi darat, KDM juga membawa kabar baik bagi sektor transportasi udara. Mulai Agustus mendatang, Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung direncanakan kembali beroperasi untuk melayani sejumlah penerbangan domestik ke berbagai wilayah di Indonesia.

Tidak hanya rute domestik, Pemda Provinsi Jabar juga berkomitmen mendorong reaktivasi rute penerbangan internasional dari dan menuju bandara tersebut. Seiring dengan rencana ini, KDM meminta Pemerintah Kota Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar iklim pariwisata dan sektor ekonomi lokal dapat tumbuh optimal.

Terkait pembagian peran dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, KDM memastikan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat terus berjalan secara intensif. Ia menegaskan bahwa Bandara Kertajati akan tetap menjadi tulang punggung untuk penerbangan ibadah.

“Nanti biar tidak menjadi salah persepsi. Untuk kegiatan penerbangan Haji dan Umrah, tetap menggunakan Bandara Kertajati,” pungkas KDM.

Berita Terkait

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun
Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun

Berita Terbaru