KDM: Lebaran opang, becak, angkot libur dua pekan

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi angkot, ojek pangkalan dan tukang becak - sukabumiheadline.com

Ilustrasi angkot, ojek pangkalan dan tukang becak - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bakal meliburkan tukang ojek pangkalan (opang), becak hingga delman dua pekan jelang Lebaran 1447 H/2026. Kebijakan itu dilakukan untuk meminimalisasi potensi kemacetan selama arus mudik lebaran berlangsung.

“Tadi pak kapolda memberikan masukan beberapa titik untuk diakomodir agar sopir angkot, tukang becak, tukang ojek tidak beroperasi sepekan menjelang hari raya dan kemudian sepekan setelah hari raya,” ucap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di laman resmi pemprov, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Pria yang akrab dipanggil KDM itu mengaku sudah mengingatkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat terkait potensi kemacetan selama arus mudik Lebaran tahun ini. Dedi menyebut titik rawan kemacetan dan keberadaan tukang ojek, angkot, tukang becak, delman dan lainnya harus segera diidentifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kemarin titiknya baru terbatas di wilayah Garut, Subang, Indramayu, Cirebon, kemudian Lembang, kemudian Puncak,” kata KDM.

Dedi mengatakan pihak pemprov akan melibatkan sopir maupun tukang ojek itu dan memberikan kompensasi selama 14 hari tidak mencari nafkah. Sementara itu, para pemudik dapat mudik dengan selamat sampai tujuan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pernah meliburkan para sopir angkot saat malam pergantian tahun 2025 ke tahun 2026. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengajak masyarakat untuk mengisi kegiatan Ramadhan dengan tolong menolong serta melakukan hal baik. Ia pun meminta masyarakat tidak menggangu orang lain.

“Bulan kita beramal, bulan kita jaga ketertiban, semuanya kita sama-sama lakukan hal-hal baik di bulan Ramadhan, jangan menganggu orang lain. Mesti tolong menolong, salam semuanya, selamat berpuasa,” kata dia.

Berita Terkait

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris
Korban bencana di Bantargadung Sukabumi akan dibuatkan rumah ala Kampung KDM
2,28 juta hektare potensi bahaya karhutla, Sukabumi paling riskan
Ini alasan 120 korban bencana Cidadap belum tertangani, KDM rinci aliran dana ke Sukabumi
Razia knalpot brong, Pemprov Jabar siapkan knalpot standar gratis
KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Kamis, 24 September 2026 - 12:00 WIB

“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Korban bencana di Bantargadung Sukabumi akan dibuatkan rumah ala Kampung KDM

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:42 WIB

2,28 juta hektare potensi bahaya karhutla, Sukabumi paling riskan

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB