Komentar PJN Tentang Jalan di Sukabumi Selalu Tergenang Air

- Redaksi

Kamis, 3 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan air di Jalan Raya Citepus-Cibolang, Palabuhanratu. l Istimewa

Genangan air di Jalan Raya Citepus-Cibolang, Palabuhanratu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Menyoal genangan air yang terjadi di ruas Jalan Nasional, tepatnya di Kampung Cibolang, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Pengawas Jalan Nasional (PJN) Cibadak – Cibareno, Nana Wardiana angkat bicara.

Diakuinya, kondisi genangan air saat hujan deras turun memang sering terjadi di ruas jalan tersebut.

Namun begitu, kata Nana, pihaknya bukan melakukan pembiaran karena berbagai upaya telah dilakukan salah satunya dengan pengerukan dan penormalan saluran air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penanganan itu 24 jam dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi untuk akses akses jalan nasional, sekarang ada dua tim, dari kontraktor dan PU,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com, Senin (28/2/2022).

“Ya untuk sementara itu normalisasi saluran dulu, supaya tidak fatal genangannya, tapi untuk ke depannya sudah dipikirkan membuat saluran baru,” sambungnya.

Dijelaskan Nana, terdapat kendala dalam penormalan saluran air di ruas jalan tersebut. Pasalnya, kondisi saluran air sebagian tertutup jalan ke warung-warung yang ada disekitar jalan.

“Saya mengimbau ke pemilik warung karena itu izin tidak ada, tapi sudah diimbau agar saluran air jangan ditimbun, biar gak banjir,” jelasnya.

“Sosialisasi sudah dibicarakan sama pemilik warung. Paling tindakan ke depan mungkin kita akan adakan penggantian saluran air baru,” tandasnya.

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terbaru