Korban proyek pembangunan Jalan Tol Bocimi Seksi 3 berjatuhan, lecet hingga kepala bocor

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pembangunan proyek Jalan Tol Bocimi Seksi 3 - Atap Fadhilah

Korban pembangunan proyek Jalan Tol Bocimi Seksi 3 - Atap Fadhilah

sukabumiheadline.com – Hari ini, Rabu (17/6/2026), korban proyek pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 berjatuhan. Alhasil, sejumlah korban harus mengalami lecet hingga bocor di bagian kepala.

Diketahui, semua korban merupakan pengendara roda dua yang melintas di jalan licin akibat tumpahan tanah basah dari truk pengangkut tanah. Peristiwa terjadi di sekitar SPBU Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Salah seorang korban, mengaku mengalami kecelakaan terjatuh dari motor sekira pukul 06.15 WIB. Namun, sebelumnya juga terjadi kecelakaan serupa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadian saya sekira pukul 06 lewat. Sebelum kejadian yang saya alami, sudah ada yang tergeletak seorang,” kat Atap Fadhilah kepada sukabumiheadline.com, Rabu petang.

“Kata warga sekitar yang menolong saya, dari subuh sampai saya mengalami kecelakaan, sudah ada lima korban. Malah yang kejadian subuh, dua orang terpental dari motor dan bocor kepalanya,” ungkap pria yang bekerja sebagai guru salah satu SMK di Kota Sukabumi itu.

“Bahkan kata teman saya, setelahnya juga ada korban lagi, sekira pukul 8 pagi,” imbuhnya.

Fadhilah mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisan Bagian K3 Jalan Tol Bocimi Seksi 3.

“Saya sudah lapor ke humas Polres Sukabumi Kota lewat WhatsApp dan sudah dikirim bukti-buktinya. Keluarga saya juga sudah lapor ke bagian K3 Bocimi 3,” kata dia sambil memperlihatkan bukti-bukti laporan dimaksud.

“Intinya hari ini di Jalur Lingkar Selatan banyak korban berjatuhan semoga dengan viralnya ini, pemerintah bisa tanggap agar ke depannya tidak terjadi lagi hal seperti ini,” harap Fadhilah.

Untuk itu, Atap Fadhilah, yang setiap hari menggunakan jalur tersebut meminta pihak proyek bertanggungjawab atas insiden yang dialaminya.

“Minimal dibersihkan jalan kalau kotor ledok karena tanah, keluar kendaraan proyek harus di bersihkan dulu ban truknya. Pihak proyek juga harus melaksanakan K3-nya dengan bertanggungjawab,” pinta Fadhilah.

“Kalau menuntut kompensasi mah, untuk saat ini, saya kemungkinan besar tidak sampai ke sana, tidak terlalu parah untuk luka saya. Paling itu aja, saya meminta lihak proyek harus tanggung jawab itu semua,” kata dia.

“Kalau ada jatuh korban lagi atau korban jiwa, saya rasa pihak proyek harus dituntut ke jalur hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kronologi pemuda Cicantayan Sukabumi pelaku pelecehan seksual dibekuk polisi
Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi
Guru ngaji di Nyalindung Sukabumi cabuli 7 santri laki-laki
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Dosen asal Kota Cimahi ditemukan tewas di Desa Cimahi Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM
Kepala BKN ingatkan Pemkab Sukabumi terkait pentingnya Manajemen Talenta ASN
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Kronologi pemuda Cicantayan Sukabumi pelaku pelecehan seksual dibekuk polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Guru ngaji di Nyalindung Sukabumi cabuli 7 santri laki-laki

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dosen asal Kota Cimahi ditemukan tewas di Desa Cimahi Sukabumi

Berita Terbaru