Mamah Alit, Istri Abah Ugi Kasepuhan Ciptagelar Sukabumi Tutup Usia

- Redaksi

Sabtu, 17 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamah Alit, istri pemimpin Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar Sukabumi tutup usia pada Jumat, 16 Juli 2021 malam. | Foto: twitter.com/ciptagelar

Mamah Alit, istri pemimpin Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar Sukabumi tutup usia pada Jumat, 16 Juli 2021 malam. | Foto: twitter.com/ciptagelar

SUKABUMIHEADLINES.com – Kabar duka dari Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Desri Deliani atau karib disapa Mamah Alit tutup usia pada Jumat, 16 Juli 2021 malam sekira pukul 20.30 WIB. Ma Alit adalah istri dari Abah Ugi Sugriana Rakasiwi, pimpinan Kasepuhan Ciptagelar.

“Betul, istri Abah Ugi meninggal dunia,” ungkap kerabat dekat Abah Ugi, Agus seperti dikutip dari beritausukabumi.com, Jumat malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini suasana duka masih menyelimuti Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar. Agus mengaku tak ingin menaruh prasangka atas meninggalnya Mamah Alit.

“Saya sendiri tidak mau berprasangka soal penyebab meninggalnya istri Abah Ugi. Hanya dari keterangan keluarga dan para tokoh Kasepuhan Adat Ciptagelar, istri Abah Ugi meninggal dunia setelah menjalani vaksinasi kedua. Soal benar tidaknya meninggal dunia usai divaksin, biar nanti pihak keluarga akan mengecek lagi,” terangnya.

Agus menambahkan, Mamah Alit dikabarkan sudah cukup lama memiliki riwayat penyakit sesak napas dan lambung. “Beberapa hari yang lalu saat upacara Nganyaran atau makan nasi yang pertama kali dari hasil panen, Mamah Alit sudah mengeluh sakit lambung,” ujarnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru