Mantan Terpidana Teroris Asal Sukabumi Ikuti Upacara HUT 76 RI

- Redaksi

Selasa, 17 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Robi Rubiansyah memakai masker cokelat sedang menghormat bendera Merah Putih di luar pagar Balai Kota Sukabumi. I Istimewa

Robi Rubiansyah memakai masker cokelat sedang menghormat bendera Merah Putih di luar pagar Balai Kota Sukabumi. I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Eks narapidana teroris (napiter), Robi Rubiansyah, asal Kota Sukabumi menghadiri upacara peringatan HUT ke-76 RI di Balai Kota Sukabumi, Selasa (17/8/2021).

Pria berusia 36 tahun, itu berjalan kaki dari rumahnya di Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Meski tidak mendapat undangan, sejak pukul 07.30 WIB Robi sudah berada di area Balai Kota Sukabumi.

Walaupun ia berada di luar pagar balai kota, saat pengibaran bendera Merah Putih, ia terlihat menghormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, seperti yang lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sebagai rasa kecintaan saya kepada Tanah Air Indonesia yang sebelumnya tidak bisa saya lakukan, akibat jalan hidup yang kami tempuh pada masa lalu,” ujar dia kepada wartawan usai acara.

Robi mengaku, kedatangannya tersebut sebagai rasa cintanya terhadap NKRI, sehingga ia menyempatkan hadir dalam peringatan HUT negaranya di Balai Kota Sukabumi.

“Bertepatan dengan momentum HUT ke-76 RI ini, sesama anak bangsa harus bisa saling menghargai dan bertoleransi. Sudah saatnya kita bergandengan tangan dan menghargai akidah masing-masing,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Robi adalah terpidana pelaku teror peledakan bom di Vihara Ekayana Jakarta Barat tahun 2013 silam.

Ia ditangkap jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Kampung/Kelurahan Nanggleng, RT 1/12, Kecamatan Citamiang, Senin (16/12/2013) sekira pukul 16.00 WIB.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan - Pemprov Jawa Barat

Jawa Barat

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:00 WIB