sukabumiheadline.com – Puncak musim kemarau di Sukabumi, Jawa Barat, pada 2026 diprakirakan terjadi secara umum pada bulan Agustus hingga September 2026, dengan sebagian wilayah mengalami puncak kemarau lebih awal pada Juli 2026.
Menurut Badan Metrologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2026 berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal akibat penurunan curah hujan (kategori bawah normal).
Berdasarkan laporan, sebagian besar wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi masuk dalam status siaga hingga kategori awas kekeringan, dengan puluhan kecamatan tercatat rawan krisis air bersih dan potensi kebakaran lahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mulai musim hujan

Meskipun sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, mulai diguyur hujan, namun awal musim penghujan diprediksi baru akan memasuki November 2026.
Menurut informasi BMKG, saat ini Sukabumi memasuki masa peralihan, hujan yang turun saat ini umumnya masih bersifat lokal, hujan ringan hingga sedang, atau cuaca ekstrem sesaat (seperti angin kencang atau hujan lebat disertai petir).
Perkiraan musim hujan 2026/2027 di wilayah Sukabumi diprediksi mundur ke November 2026 karena pengaruh El Niño yang masih cukup kuat pada level tertentu.
Sementara itu, puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada Februari 2027 dengan durasi musim hujan yang cenderung lebih pendek dari biasanya.









