Mengenal Produk Makanan dari Sukabumi yang Mendunia

- Redaksi

Sabtu, 28 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keju gouda dari Sukabumi. l Istimewa

Keju gouda dari Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Ternyata Kabupaten Sukabumi tidak hanya dikenal sebagai tempat berwisata, terutama wisata alamnya. Selain itu, Sukabumi juga mempunyai produk yang diakui dunia. Sebagai wilayah yang masih termasuk dekat dengan Ibukota Jakarta, tentu memiliki sektor industri yang cukup menunjang pemasukan daerah.

Wajar jika beberapa pabrik berdiri di Sukabumi, bahkan terdapat produk yang kualitasnya diakui oleh dunia. Seperti dilansir dari channel YouTube Catatan Media, ada produk unggulan dari Sukabumi yang belum banyak orang tahu.

Salah satunya adalah produk makanan yang dibuat di Sukabumi ini rupanya cocok dengan lidah orang asing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun makanan ini banyak tersebar di beberapa belahan dunia, namun rupanya produk Sukabumi ini mampu bersaing di kancah internasional, yakni tipe keju Edam dan Gouda adalah pilihan orang Belanda untuk makan sehari-hari.

Tidak banyak yang tahu jika salah satu pabrik di Sukabumi memproduksi keju Gouda. Pabrik ini bernama PT Bukit Baros Cempaka yang berada di wilayah Bukit Baros, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

Pabrik yang memproduksi keju bernama Natura Gouda ini memiliki luas sekitar 26 hektare dan memiliki produk keju yang diakui dunia.

Penamaan keju Natura Gouda ini didasari dari kota pembuat keju yang legendaris di Belanda. Oleh karena itu, keju Natura Gouda layaknya keju Belanda yang memiliki tekstur keras di luar, namun lembut di dalam.

Berdiri sejak 1983 hingga saat ini. Produk keju buatan pabrik di Sukabumi ini dapat diakui kualitasnya oleh masyarakat asing. Tak heran jika produk keju buatan Sukabumi menjadi langganan ekspor ke beberapa Negara.

Berita Terkait

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks
Ketika perempuan Sukabumi tak pernah kehilangan identitas Sunda
Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB