Mitos Karang Kontol Ciemas Sukabumi, Perkasa di Ranjang Setelah Mengunjunginya?

- Redaksi

Jumat, 27 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Karang Kontol di Ciemas, Kabupaten Sukabumi. l sukabumiheadline.com

Batu Karang Kontol di Ciemas, Kabupaten Sukabumi. l sukabumiheadline.com

SUKABUMIHEADLINE.com l CIEMAS – Baru baru ini ramai di media sosial (medsos) Facebook maupun aplikasi perpesanan tentang keberadaan objek wisata dengan sebutan yang dinilai nyeleneh, yakni Karang Kontol.

Diketahui, batu karang berbentuk ‘Mr P’ atau alat kelamin pria tersebut terletak di kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG), tepatnya di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut warga setempat, ada mitos siapapun pria yang dapat mengunjungi tempat tersebut akan berubah menjadi laki-laki perkasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramainya keberadaan objek wisata Karang Kontol ini, setelah diunggah di medsos oleh akun Facebook bernama Arjuna Petiga. Dalam keterangannya, akun Arjuna Petiga juga membandingkan dengan keberadaan obyek wisata di Kabupaten Ciamis yang juga dinilai nyeleneh, yakni Pasir Henceut.

Menurut penelusuran, diketahui akun Facebook dengan nama arjuna pertiga merupakan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai PPP, yakni Andri Hidayana. Baca lengkap: Ini Lho 5 Fakta Kawasan Karang Kontol di Sukabumi

Kepada sukabumiheadline.com, Andri mengungkapkan penyebutan objek wisata Karang Kontol bagi masyarakat yang berada di kawasan Geopark Cileutuh, yakni Pantai Palangpang dan Ciwaru, Kecamatan Ciemas dan sekitarnya sudah lama tersemat.

Sehingga menurut Andri, penyebutan nama yang nyentrik karena mengarah kepada alat kelamin pria ini bagi masyarakat di sana bukan hal yang tabu dan tidak mengada-ada. Pasalnya, bentuk baru karang tersebut memang menyerupai alat kelamin pria.

“Mungkin hari ini agak sedikit nyeleneh namanya, tapi memang tidak mengada ada. Faktanya penyebutan karang kontol itu bukan nama penyebutan yang dibuat buat, itu sebuah nama yang diberikan masyarakat karena bentuk batu karang tersebut menyerupai alat kelamin pria,” ungkap Andri beberapa waktu lalu.

Terkait mitos seorang lelaki akan menjadi perkasa di ranjang setelah mengunjungi Karang Kontol, kata Andri lagi, hingga kini mitos itu masih berkembang di kalangan masyarakat, sekaligus menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk datang.

Disebutkan, seorang laki laki akan mendapat keperkasaan dalam urusan ranjang. Begitupun bagi kaum perempuan akan mendapatkan lelaki idaman di ranjang setelah berkunjung ke lokasi tersebut.

“Ada mitos seperti itu yang berkembang. Banyak wisatawan, mungkin seminggu atau sebulan sekali datang ke sana untuk melakukan ritual,” ungkap Andri.

“Konon katanya, laki laki yang berkunjung ke sana akan menjadi pria perkasa dalam konteks urusan ranjang. Sebaliknya, kalau perempuan yang berkunjung ke sana, konon akan mendapatkan laki laki yang dia inginkan, atau yang dia harapkan,” tambah dia.

“Itu mitos yang berkembang di sana, dan di sana juga ada juru kunci tentunya. Jadi kalau ada masyarakat atau pengunjung ke sana, selain tersedia sarana transportasi yang disiapkan para penggiat wisata, di sana juga ada juru kunci yang bisa menyertai perjalanan para pengunjung ke lokasi Karang Kontol itu,” pungkasnya.

Berita Terkait

2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi
5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef
Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?
8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI
Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah
LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja
Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia
Profil Cecep Herawan, Dubes RI untuk Korea Selatan terima Deputy CEO PERSIB di Seoul

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:47 WIB

2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi

Selasa, 29 September 2026 - 03:07 WIB

5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?

Sabtu, 26 September 2026 - 10:00 WIB

8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI

Jumat, 25 September 2026 - 18:18 WIB

Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB