Ngenes, Mayat Bayi Lengkap Ari-ari Mengapung di Sungai Cipelangleutik Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 4 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan mayat bayi di Warudoyong, Kota Sukabumi. l Istimewa

Penemuan mayat bayi di Warudoyong, Kota Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Warga Kelurahan Benteng, digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang terbawa hanyut di Sungai Cipelangleutik, tepatnya di Jalan Sanin, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota Ipda Yanto menjelaskan, peristiwa penemuan mayat bayi yang terjadi pada Selasa (3/8/2021) sekira pukul 15.00 WIB, itu berawal dari beberapa anak yang sedang bermain sepak bola.

“Tidak jauh dari sungai mereka melihat sosok tubuh bayi yang terbawa arus,” kata Yanto kepada sukabumiheadlines.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian anak-anak tersebut berteriak meminta tolong, bebarapa warga yang ada di sekitar lokasi lalu menghampiri dan memeriksa keadaan jasad bayi tersebut.

“Saat diperiksa, bayi berjenis kelamin laki-laki itu masih lengkap dengan ari-ari, tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Wargapun mengamankan jasad bayi itu ke pinggir sungai dan langsung menghubungi pihak kepolisian. Setelah mendapat laporan, anggota Polsek Warudoyong langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Jasad bayi laki-laki itu kemudian dibawa ke RSUD R Syamsudin SH (Bunut) untuk dilakukan visum,” jelasnya.

Yanto menambahkan, Polres Sukabumi Kota langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan mayat bayi tersebut untuk diproses hukum.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru