Ngeri, Begini Penampakan Jalan Rusak dan Berdebu di Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 30 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Pangleseran, Cikembar. l Hadi Mardiana

Jalan rusak di Pangleseran, Cikembar. l Hadi Mardiana

sukabumiheadline.com l CIKEMBAR – Jalan rusak dan berdebu sangat membahayakan para pengendara yang melintas, terutama pengemudi roda dua. Pasalnya, jangkauan pandangan menjadi lebih terbatas dan berbahaya terhadap mata.

Kondisi tersebut terjadi di wilayah Pangleseran, Kampung. Babakan, Desa Patakanlima Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, di mana dalam beberapa bulan terakhir terus dikeluhkan warga di jejaring media sosial.

“Di bere halodo mah leuwih ripuh Ning jalan teh ngebul na.. ruas jalan Babakan pangleseran (Dikasih musim kemarau makin berat karena berdebu, ruas Jalan Babakan Pangleseran-red),” keluh akun Hadi Mardiana di media sosial Facebook.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikonfirmasi sukabumiheadline.com, Selasa (30/5/2023), Hadi menjelaskan jika di lokasi jalan rusak tersebut tidak ada aktivitas perbaikan jalan.

“Gak ada perbaikan jalan. Jalanan berdebu karena memang rusak parah. Kalau musim hujan banyak kubangan dan berlumpur, musim kemarau ya begini, berdebu,” kata Hadi.

Jalan rusak di Pangleseran, Cikembar. l Hadi Mardiana
Jalan rusak di Pangleseran, Cikembar. l Hadi Mardiana

Diberitakan sebelumnya, ruas jalan Pelabuhan 2 yang menghubungkan Kota Sukabumi dengan Palabuhanratu tersebut sudah sering dikeluhkan warga di berbagai jejaring media sosial. Baca lengkap: Jalan Pelabuhan II Sukabumi Berdebu, Netizen: Nikmati Sensasinya, Slebewww

Bahkan, warga pun berulang kali melakukan aksi unjuk rasa memprotes Jalan Provinsi yang rusak parah tersebut. Baca lengkap: Ketika Emak-emak Sukabumi Protes Jalan Provinsi Rusak

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru