Pascalongsor susulan, Mensos Gus Ipul serahkan bantuan ke Ponpes Yaspida Sukabumi

- Redaksi

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memberikan bantuan kepada para korban bencana longsor susulan di Pesantren Yaspida, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/11/2024).

“Bantuan yang diberikan ini bagian dari perintah Pak Presiden untuk bisa respon cepat, terukur dan tentu sesuai dengan Tupoksi,” ungkap Gus Ipul sapaan akrab Syaifullah Yusuf kepada awak media di kompleks Pesantren Yaspida.

Ia menjelaskan selama ini memang sudah dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan agar ketika ada bencana bisa memberikan dukungan sesuai dengan tugas dan kewenangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berada di belakangnya BNPB dan juga TNI Polri,” jelas dia.

Bantuan yang diberikan meliputi uang tunai sebesar Rp85 juta bagi para korban bencana tanah longsor, baik yang meninggal maupun luka-luka.

Kementerian Sosial (Kemensos) juga memberikan Logistik tanggap darurat Rp193.780.000, perlengkapan sekolah 500 pcs senilai Rp100 Juta, dan paket sembako penerima santunan Rp2.700.000.

Sebelumnya, tembok pematang kolam ambruk menimpa dan menghimpit 9 santri Pesantren Yaspida, Jalan Parungseah, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Rabu (13/11/2024) sekitar pukul 22.00 WIB.

Tembok yang ambruk diduga terjadi longsor susulan mengakibatkan 4 santri meninggal dunia dan 5 santri mengalami luka-luka. Sedangkan longsor besar hingga menjebol kolam dan lokasi lainnya terjadi pada Selasa, 5 November 2024.

Berita Terkait

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru