Porprov Jabar, Tim Sepak Bola Putri Kabupaten Sukabumi Bakal Diperkuat Pemain Nasional

- Redaksi

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Sepak Bola Putri Kabupaten Sukabum. l Istimewa

Tim Sepak Bola Putri Kabupaten Sukabum. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES,com – Jelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat (Jabar) 2022, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi tengah mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya yang akan berlaga nanti di ajang perhelatan olahraga antar Kabupaten tersebut.

Salah satunya cabang olahraga (Cabor) Sepak Bola Putri di bawah besutan kepala pelatih (Head coach) Faisal, saat ini sedang meningkatkan kualitas permainannya baik secara tim maupun kualitas secara individu.

Dengan bermaterikan 2 orang pemain nasional serta 4 orang pemain yang berkiprah di liga 1 Indonesia, tentunya bukan isapan jempol belaka kalau tim Sepak Bola Putri Kabupaten Sukabumi menargetkan medali emas di Porprov Jabar 2022 nanti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang di ungkapkan oleh Sekjen PSSI kabupaten Sukabumi M. Agus Kamis (05/08/2021). “Untuk materi pemain alhamdulilah tim Sepakbola Putri BK Porprov Kabupaten Sukabumi di perkuat 6 orang pemain yang berkiprah di liga 1 Indonesia” jelasnya.

Ia menambahkan, 2 orang pemain tercatat sebagai pemain nasional Indonesia, masing – masing atas nama Ria Ristiani dan Hanifa, ke duanya merupakan timnas senior putri yang pernah berlaga di Sea Games, Asian Games serta piala AFF putri.

Masih menurut dia, sementara 4 orang pemain lainnya yaitu Inka Susilawati, Bimby M Zimot, Rahma Fauji dan Leli, masing tersebar di klub Persib Bandung dan Ps Tira Persikabo serta ada yang sudah mengikuti seleksi di klub Arema Malang.

“Pemain lainya serta cadangan yang ada kualitas permainan nya tidak jauh berbeda dengan pemain liga” katanya.

Cabor Sepak Bola Putri Kabupaten Sukabumi menargetkan mampu menorehkan prestasi terbaik serta meraih medali emas di Porprov Jabar 2022 nanti.

Berita Terkait

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam
Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027
Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa
Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak
Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League
IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB