Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi stunting ditangani Polres Sukabumi - Dokpol

Bayi stunting ditangani Polres Sukabumi - Dokpol

sukabumiheadline.com – Rania, seorang balita yang mengalami stunting di Kampung Tenjojaya, Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya mendapatkan perhatian dari kepolisian. Jajaran Polres Sukabumi terjun langsung untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bayi 11 bulan tersebut.

Mengutip dari laman resmi kepolisian, pemeriksaan dilakukan oleh Tim Dokpol Polres Sukabumi bersama Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Polsek Cikidang dengan mendatangi langsung kediaman bayi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan anak sekaligus menentukan penanganan yang diperlukan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bayi tersebut mengalami sejumlah gangguan kesehatan sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polsek Cikidang akan berkoordinasi dengan Puskesmas Cikidang agar anak mendapatkan pemeriksaan serta tindakan medis sesuai kebutuhannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya memeriksa kondisi bayi, Tim Dokpol Polres Sukabumi juga melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan kakek dan nenek bayi tersebut. Pemeriksaan itu menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan keluarga sekaligus memastikan anggota keluarga yang membutuhkan perhatian medis dapat memperoleh penanganan.

Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi, melalui Kapolsek Cikidang Iptu Sapri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut.

“Polri hadir untuk membantu memastikan anak yang mengalami masalah kesehatan mendapatkan perhatian dan penanganan yang diperlukan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Puskesmas dan instansi terkait agar kondisi Rania dapat ditangani secara berkelanjutan,” ujar Sapri dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam mendampingi tim kesehatan juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan.

“Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan maupun pihak terkait. Harapannya, Rania dan keluarganya dapat memperoleh penanganan kesehatan secara optimal,” tambahnya.

Polsek Cikidang bersama Puskesmas dan pihak terkait selanjutnya akan melakukan koordinasi untuk memastikan tindak lanjut kondisi kesehatan Rania.

Melalui langkah tersebut, Polres Sukabumi menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan kepedulian serta pendampingan terhadap warga yang membutuhkan, khususnya anak-anak.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru