Rumah Warga Gegerbitung Sukabumi Nyaris Ambruk Tergerus Longsor

- Redaksi

Kamis, 14 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah nyaris ambruk di Gegerbitung. l Istimewa

Rumah nyaris ambruk di Gegerbitung. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l GEGERBITUNG – Hujan deras yang mengguyur, mengakibatkan tebing longsor di Kampung Cipariuk RT 03/01, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, longsornya tebing mengakibatkan satu unit rumah warga terancam ambruk akibat bagian belakang rumah tergerus longsor.

Manajer Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Nanang Sudrajat mengatakan, peristiwa tebing longsor terjadi Rabu (13/7/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musibah mengakibatkan rumah milik Riki Febrian (35) tergerus material longsoran di bagian belakangnya.

“Peristiwa berawal saat terjadi hujan deras tiba tiba tebing dibelakang rumah Riki longsor,” ungkap Nanang. Kamis, (14/7/2022).

Nanang melanjutkan, rumah panggung berukuran 6×6 meter dan dihuni satu keluarga dengan empat jiwa bagian belakangnya ikut tergerus material longsoran.

“Batu tatapan, batu penyangga rumah ikut roboh, dan bagian dalam rumah juga ikut tergerus. Jadi bagian belakang terseret longsoran, membuat bangunan nyaris roboh semuanya,” jelas Nanang.

Masih kata dia, saat ini petugas di lapangan bersama unsur terkait lainnya seperti perangkat desa, kecamatan, koramil, Polsek, Satpol PP dan relawan sedang melakukan tinjauan dan pendataan.

“Sebagai upaya penanganan sementara, petugas memberikan himbauan ke masyarakat untuk tetap waspada dan hati hati. Untuk kebutuhan mendesak untuk penanganan selanjutnya material bahan bangunan untuk memperbaiki rumah rusak,” tandasnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru

Luhut Binsar Pandjaitan - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

Prabowo setujui usulan Luhut ubah definisi korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:30 WIB