Sesat Pikir, Wanita Sukabumi Ini Jual Narkotika Modalnya dari Hasil Jualan Mie Ayam di Cicurug

- Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua wanita dan 12 pria pelaku penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Dua wanita dan 12 pria pelaku penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CICURUG – Entah apa yang ada di benak seorang wanita Sukabumi, Jawa Barat ini. Ia nekad menjual barang haram berupa sabu, meskipun ia sudah memiliki usaha halal, yakni jualan mie ayam.

Anehnya, uang halal yang ia peroleh dari hasil menjual mie ayam kemudian ia gunakan sebagai modal untuk melakukan jual beli serbuk haram tersebut.

Sialnya, belum juga wanita berinisial NA asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi itu meraup untung, dirinya sudah diciduk polisi. NA pun kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi menangkap ibu muda berusia 35 tahun itu bersama sejumlah orang yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di 8 titik berbeda.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengatakan jika pihaknya berhasil mengamankan 14 orang pelaku kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ganja. Dari 14 orang diantaranya 12 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Baca lengkap: Selusin Pria dan Dua Wanita Kabupaten Sukabumi Diancam Penjara Seumur Hidup

Adapun dari dua tersangka perempuan tersebut, salah satunya adalah NA yang sehari-hari berjualan mie ayam dan SF, seorang residivis yang sudah lama diincar polisi.

“Dua wanita ini bagian dari pada penerapan Pasal 114 yaitu mengedarkan dari barang bukti narkotika. Dari pendalaman bahwa satu orang tersangka yang wanita adalah residivis kasus yang sama narkotika,” ujar Maruly dalam keterangannya pada Sabtu (15/7/2023) lalu.

Setelah dilakukan pendalaman, tambah Maruly, diketahui wanita tersebut sudah mengedarkan narkotika selama dua tahun.

“Kita sedang menelusuri siapa yang memasok barang ini (narkotika jenis sabu dan ganja). Berdasarkan pendalam tim penyidik, yang wanita ini sudah menjalankan mengedarkan Narkotika selama satu tahun, dengan pertimbangan alasan ekonomi,” terang Maruly.

Sementara NA, saat ditanyai Maruly Pardede, mengaku barang narkotika tersebut miliknya bersama SF. “Milik berdua,” akunya.

Menurutnya, penjualan narkotika tersebut dilakukan dengan menggunakan telepon genggam atau aplikasi perpesanan.

“Ditelepon atau chat, lalu ditransfer dulu uangnya baru barang keluar. Sama sistem tempel, biasanya di tembok di jalan jalan. nanti diarahin nempelnya di mana,” tutur dia.

Jual Narkoba Modal Hasil Dagang Mie Ayam

Lebih jauh, NA mengaku baru satu bulan terakhir dirinya melakukan jual beli narkotika. Adapun, modal yang ia gunakan diperoleh dari hasil jualan mie ayam.

Sialnya, belum juga memperoleh keuntungan besar yang dibayangkan, NA malah keburu terciduk polisi dan harus mendekam di sel.

“Baru sebulan, modalnya dari hasil dagang mie ayam. Belum ada keuntungannya. Nyesel banget, lebih enak jualan mie ayam,” keluhnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB