Terseret Ombak Pantai Karanghawu Sukabumi, Wisatawan asal Jakarta Tewas

- Redaksi

Minggu, 9 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan tewas di Pantai Karanghawu. l Dok. sukabumiheadlines.com

Wisatawan tewas di Pantai Karanghawu. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l CISOLOK – Ganasnya ombak Pantai Karanghawu, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kembali memakan korban jiwa.

Kali ini Abdul Mutalib Renuat (53), wisatawan asal Jakarta, tewas setelah terseret ombak sesaat setelah berenang di kawasan objek wisata Pantai Karanghawu.

“Iya kejadian sekira pukul 15.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Cisolok,” ujar Kepala Bidang Kemitraan dan Kerjasama Balawista Kabupaten Sukabumi Rizky Faizal Rakhmat kepada sukabumiheadlines.com, Ahad (9/1/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Rizky Faisal, kejadian berawal saat korban sedang asyik mandi di pantai bersama anaknya Fadel Zam Zam (21) namun tiba tiba ombak besar datang dan menyeret tubuhnya ke tengah laut.

“Melihat hal itu, anak korban berusaha menolong, tapi malah ikut terseret,” jelasnya.

Masih kata Rizky, beruntung saat kejadian petugas Lifeguard Balawista yang sedang melakukan pengawasan sigap menolong kedua korban.

“Lifeguard memberikan pertolongan dan akhirnya kedua korban terselamatkan, yang satu sempat kritis lalu dibawa ke puskesmas terdekat dan dinyatakan meninggal oleh pihak medis,” terangnya.

“Selanjutnya jasad korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB