Torn Kecil dan Tanpa Listrik, Sarana Air Bersih Purabaya Sukabumi Tak Berfungsi

- Redaksi

Jumat, 26 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toren penampungan air I Istimewa

Toren penampungan air I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I PURABAYA – Pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, berupa pengadaan sumur bor, torn penampung air, yang berada di Kampung Cikembang, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, dinilai bermasalah karena belum bisa difungsikan.

Semenatara, dari papan proyek, SPK turun pada Juli 2021. Waktu pelaksanaan 60 hari kalender dengan nilai pekerjaan Rp78. 437.000 dari APBD tahun 2021, pelaksana pembangunan oleh CV Cahaya Mandiri Sentosa.

MCK 2

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai saat ini belum bisa dimanfaatkan. Apalagi KWH listriknya juga tidak ada, mau narik air gimana kalau tidak ada listrik untuk menghidupkan mesin genset,” kata Yana Mulyana warga sekitar kepada sukabumiheadlines.com, Jumat (26/11/2021).

Menurut Yana, pekerja proyek mengatakan jika kedalaman sumur bor tersebut 25 meter dengan bak tempat torn duduk hanya 1 meter persegi.

“Dari informasi pekerja kedalaman sumur bor hanya 25 meter, saya bak tempat torn duduk hanya 1 meter persegi dan torn atau penampungan air pun sangat kecil bahkan lebih kecil dari torn yang biasa digunakan warga,” jelasnya.

Sementara, Camat Purabaya Mulyadi mengatakan, pihaknya telah mengingatkan pelaksana agar segera menyelesaikan pekerjaannya agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga.

“Sudah diingatkan ke pelaksananya,” jawab Mulyadi.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB