Trotoar Cicurug Sukabumi Jadi Tempat Parkir dan Jualan, Pejalan Kaki Geram

- Redaksi

Rabu, 29 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trotoar dan area pedestarian digunakan untuk parkir dan jualan. l Andika Putra

Trotoar dan area pedestarian digunakan untuk parkir dan jualan. l Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com I CICURUG – Pejalan kaki mengeluhkan sikap pemilik toko di sekitaran Pasar Semi Modern (PSM) Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang setiap harinya menggunakan trotoar sebagai tempat bongkar muat barang, berjualan hingga tempat memarkir kendaraan.

Kebiasaan tersebut dinilai pejalan kaki telah merenggut hak dan kenyamanan mereka.

Sandi Susandi (34), warga Kelurahan Cicurug yang setiap harinya berjalan kaki untuk berbelanja ke PSM Cicurug mengatakan, dirinya sangat terganggu karena haknya sebagai pejalan kaki telah dirampas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat kecewa dan geram ketika melihat mobil, seperti mobil bak terbuka milik toko-toko furniture terparkir di trotoar. Saya merasa hak saya untuk berjalan kaki diambil paksa,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com, Rabu (29/9/2021).

Akibat trotoar terhalang mobil yang sedang diparkir, ia terpaksa mengalah dan berjalan di sisi badan jalan.

“Itu kan malah jadi berbahaya, bisa saja kesenggol mobil yang lewat kan?” Ucapnya.

Hampir setiap hari ada mobil pickup atau truk toko-toko tersebut terparkir di trotoar jalan.

“Kondisi ini menghambat arus lalu lintas di Cicurug dan menimbulkan kemacetan,” pungkas Sandi.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB