Wanita Sukabumi dan Anak Menghilang Tanpa Kabar, Keluarga Menanti Rina Pulang

- Redaksi

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rina Desti Wijaya dan anaknya. l Istimewa

Rina Desti Wijaya dan anaknya. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Seorang ibu muda, bernama Rina Desti Wijaya (27) bersama anaknya dikabarkan telah meninggalkan rumah sejak hampir sepekan lalu. Hingga hari ini, Jumat (24/6/2022), disebutkan pihak keluarga, keduanya masih belum kembali ke rumahnya.

Diketahui, Rina dan anaknya Aisyah Dzianisa Wijaya (3) dilaporkan hilang setelah berpamitan ke Kota Sukabumi, pada Sabtu (18/6/2022). Keluarga menduga Rina pergi dengan lelaki yang baru dikenal di media sosial.

Adik kandung Rina, Rosha Nurul Wijaya menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, Rina dan Aisyah meminta izin ke ibunya untuk bermain di Timezone.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka berangkat sekitar pukul 18.00 WIB, tapi enggak pulang-pulang sampai sekarang. Sangkaan keluarga mungkin ke temannya atau kejebak hujan. Terus jam 21.00 WIB ternyata masih belum pulang,” kata Rosa, Jumat.

Upaya lain pencarian, selain sudah dibantu pemberitaan, pihak keluarga menyebarkan informasi kehilangan tersebut ke media sosial agar segera ditemukan.

Pasalnya pihak keluarga menemukan keanehan seolah-olah hilangnya Rina sudah direncanakan. Diketahui pihak keluarga, sejumlah barang berharga dan surat-surat penting milik Rina sudah tidak ada.

Info orang hilang tersebut diunggah di berbagai platform media sosial, seperti oleh akun Facebook Muhamad Reyhan Rahyad (20)i, Senin (20/6/2022). Saat dikonfirmasi, ia membenarkan kabar tersebut.

IMG 20220621 073901
Unggahan Reyhan di Facebook. l Istimewa

Kepada sukabumiheadline.com, Reyhan mengatakan bahwa Rina Distiwijaya memiliki tinggi badan sekira 157 centimeter.

“Warna kulit putih, rambut panjang lurus. Waktu pergi dari rumah mengenakan baju warna merah dan kerudung biru dongker,” jelas Reyhan, melalui aplikasi perpesanan, Selasa.

Saat meninggalkan rumah, tambah Reyhan, Rina membawa serta anaknya yang masih berusia tiga tahun.

“Kalau ciri-ciri anaknya, kulit putih, rambut pendek lurus. Waktu terakhir memakai baju warna putih,” jelasnya.

Disebutkan Reyhan, kepergian Rina berawal dari persolan di dalam keluarga. Namun demikian, ia tidak menjelaskan persoalan dimaksud.

Sementara paman Rina, Doni Rahadian mengatakan hingga saat ini keponakanku tersebut belum kembali ke rumah. “Belum pulang sampai hari ini,” jelasnya.

Bagi warga yang menemukan Rina dan anaknya, Reyhan meminta untuk menghubunginya melalui: 0895803465151.

Berita Terkait

Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan
Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak
Kontrakan RBC Sukabumi digeledah, pengedar narkoba ditangkap di Cisaat
ASN Dishub Kabupaten Sukabumi akui pelecehan seksual ke 3 siswi PKL: Hanya bercanda
Ruang kerja diubah jadi room karaoke, Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi lecehkan 3 siswi PKL
Jembatan Cipamatutan Sukabumi lapuk, retak, bolong dan rawan ambruk
Lecehkan 3 siswi PKL, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi ini terancam penjara 5-15 tahun
Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan

Selasa, 22 September 2026 - 23:00 WIB

Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak

Selasa, 22 September 2026 - 18:31 WIB

Kontrakan RBC Sukabumi digeledah, pengedar narkoba ditangkap di Cisaat

Selasa, 22 September 2026 - 01:26 WIB

ASN Dishub Kabupaten Sukabumi akui pelecehan seksual ke 3 siswi PKL: Hanya bercanda

Minggu, 20 September 2026 - 16:02 WIB

Ruang kerja diubah jadi room karaoke, Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi lecehkan 3 siswi PKL

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi grafik pertumbuhan ekonomi - sukabumiheadline.com

Ekonomi

PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara

Kamis, 24 Sep 2026 - 05:21 WIB