Warga Jalan Merdeka Kota Sukabumi yang Belum Sepenuhnya Merdeka

- Redaksi

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Merdeka tergenang air. l Facebook Dandi Kurnia Putra

Jalan Merdeka tergenang air. l Facebook Dandi Kurnia Putra

SUKABUMIHEADLINES.com l LEMBURSITU – Tak hanya di Kabupaten Sukabumi, kondisi jalan rusak juga dikeluhkan warga Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Meskipun sudah bertahun-tahun rusak parah, tapi kondisi tersebut tak kunjung diperbaiki. Karenanya, banyak pengendara nyaris mengalami kecelakaan sebab terperosok lubang menganga di jalan tersebut.

Kondisi tersebut kian parah manakala terjadi turun hujan deras. Akibatnya, jalanan menjadi digenangi air hingga menutupi pandangan pengendara terhadap keberadaan lobang jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pantauan di lokasi, luapan air disebabkan sempitnya saluran drainase, dan tertutupi bangunan yang berdiri di sisi kiri dan kanan jalan.

Warga terbilang sering mengeluhkan kondisi tersebut. “Gak tahu kapan diperbaiki, masa pemerintah gak tahu ada jalan rusak,” kata Vera Lisdianti (35) kepada sukabumiheadlines.com, Senin (28/3/2022) pagi.

Vera berharap kondisi tersebut segera ditangani, sebelum jatuh korban jiwa. “Kalau lagi hujan, bukan cuma sulit untuk berjalan kaki, tapi juga susah dilewati kendaraan karena jalanan jadi tergenang,” tambah dia.

Warga juga meluapkan kekesalannya terhadap kondisi jalan rusak tersebut melalui media sosial.

“kalau ada hujan deras selalu jadi langganan Banjir. gimana tanggapan nya pak mentri. Lokasi Jl. Merdeka depan Prima Centre Cipanengah Sukabumi,” tulis akun Facebook Dandi Kurnia Putra, dikutip Senin.

Unggahan Dandi pun dikomentari warganet. “Drainase na katutuf beton mereun eta mah (saluran drainasenya tertutup beton kayaknya itu mah – red),” komentar akun Indra Grind.

“Cai jalana k selokan Ari selokana d tutup tembok nya pasti k jalan (air mengalir ke selokan, tapi selokannya ditutupi tembok, ya pasti (airnya) ke jalan),” timpal akun Aep Saepudin.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru