Wisatawan asal Cianjur mampir makan di Sukabumi, maling modus pecah kaca beraksi

- Redaksi

Rabu, 1 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil milik Angga Suparman dibobol maling di Kota Sukabumi. - Angga Suparman

Mobil milik Angga Suparman dibobol maling di Kota Sukabumi. - Angga Suparman

sukabumiheadline.com – Seorang wisatawan asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami nasib nahas saat dalam perjalanan pulang dari Pantai Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Angga menceritakan, saat melintas di Jl. Pelabuhan II, ia merasa lapar. Ia kemudian memutuskan untuk mampir ke Kedai Sate Sri Redjeki di Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

“Saya mampir untuk makan sate, mobil saya parkir juga tidak jauh dari kedai sate itu. Kalau kejadiannya Sabtu (27/5/2024) malam, sekira jam 19.00 WIB,” kata Angga kepada sukabumiheadline.com, Rabu (1/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung, tambah Angga, gadget dan dompet berisi uang dan dokumen pribadi, ia bawa masuk ke kedai sate. Namun, tak urung tas Eiger miliknya digondol maling.

“Gadget dan dompet mah aman karena saya bawa, kalau tas isinya baju dan celana aja sih,” ungkap Angga.

Meskipun barang yang dicuri tidak berisi barang berharga, tapi ia harus merogoh kocek untuk memperbaiki kaca mobilnya yang hancur.

“Kerugian ya ini, kaca mobil bagian kiri hancur dan tas isi pakaian yang dicuri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru