4 foto masa muda kedekatan tokoh asal Sukabumi dengan Prabowo dan Menhan

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ampi Tanoedjiwa (kiri) dan Prabowo Subianto (tengah) - Reproduksi sukabumiheadline.com

Ampi Tanoedjiwa (kiri) dan Prabowo Subianto (tengah) - Reproduksi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Salah seorang tokoh militer asal Sukabumi, Jawa Barat, Mayjen TNI (Purn) Ampi Nurkamal Tanoedjiwa, ternyata memiliki kedekatan dengan Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Kedekatan ketiganya terjadi sejak masih muda, ketika masih sama-sama menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) yang kini berubah nama menjadi Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Di Akmil, Ampi Tanoedjiwa merupakan angkatan 1969. Sedangkan Prabowo Subianto masuk Akmil pada 1970, dan Sjafrie masuk satu tingkat di bawah Prabowo, tepatnya 1971.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ampi Tanoedjiwa (kiri) dan Prabowo Subianto (kanan) - Reproduksi sukabumiheadline.com
Ampi Tanoedjiwa (kiri) dan Prabowo Subianto (kanan) – Reproduksi sukabumiheadline.com

Prabowo dan Sjafrie lulus Akmil pada 1974. Sedangkan Ampi Tanoedjiwa lulus 1972. Mereka dekat hingga tua. Prabowo dikabarkan memenuhi undangan Ampi Tanoedjiwa pada resepsi pernikahan putra Ampi Tanoedjiwa.

Informasi kedekatan ketiga jenderal TNI AD tersebut diungkap salah seorang keponakan almarhum Ampi Tanoedjiwa, R Muhammad Robbiq Verly Tanoedjiwa. Baca selengkapnya: Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

“Pak Prabowo dan pak Ampi itu juga menjadi pendiri Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia,” kata Verly kepada sukabumiheadline.com.

Untuk informasi, Ampi Tanoedjiwa lahir di Sukabumi pada 21 April 1948, dan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) lalu. Jasadnya dikuburkan di Tempat Pemakaman Keluarga Besar Cibadak, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di komplek Yayasan Luqmanulhakim, Jl. Perintis Kemerdekaan RT 003/003, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.

Baca Juga: 5 Jenderal TNI asal Sukabumi Punya Jabatan Mentereng, Ini Profilnya

Ampi Tanoedjiwa (kiri) Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) dan Prabowo Subianto (kedua kanan) - Reproduksi sukabumiheadline.com
Ampi Tanoedjiwa (kiri) Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) dan Prabowo Subianto (kedua kanan) – Reproduksi sukabumiheadline.com

Almarhum dikabarkan meninggal dunia pada jam 11.30 WIB.

“Atas nama keluarga besar almarhum kami memohon doa sekiranya dimaafkan segala kesalahan yang disengaja ataupun tidak disengaja,” lanjut Robbiq Verly.

“Semoga almarhum dilapangkan kuburnya, dimaafkan segala dosanya, diterima segala amal ibadahnya dan husnul khotimah,” imbuhnya.

Baca Juga: Deretan Jenderal TNI asal Sukabumi, Jabatannya Tak Main-main

Almarhum Mayor Jenderal TNI (Purn.) Ampi Nurkamal Tanudjiwa ketika dishalatkan di rumah duka - Dok. Keluarga
Almarhum Mayor Jenderal TNI (Purn.) Ampi Nurkamal Tanudjiwa ketika dishalatkan di rumah duka – Dok. Keluarga

Dijelaskan Robbiq Verly, almarhum sebelum meninggal dunia, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta.

“Sempat sakit dulu, lalu dirawat di RSPAD Gatot Subroto,” pungkasnya.

Untuk informasi, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Raden Ampi Nurkamal Tanoedjiwa atau Tanudjiwa (ejaan baru) adalah seorang perwira tinggi militer kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, pada 21 April 1948.

Ampi Tanoedjiwa (kiri) dan Prabowo Subianto (kedua kiri) - Reproduksi sukabumiheadline.com
Ampi Tanoedjiwa (kiri) dan Prabowo Subianto (kedua kiri) – Reproduksi sukabumiheadline.com

Jabatan militer terakhirnya adalah sebagai Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dari 1998 hingga 2000.

Ampi Tanudjiwa juga pernah mengemban jabatan politik, yakni sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada 2000 hingga 2003. Baca selengkapnya: Mini biografi Mayjen TNI Ampi Tanudjiwa, eks anggota DPR kelahiran Sukabumi hingga dikaitkan Saracen

Berita Terkait

23 Oktober: Telekomunikasi pertama di Indonesia hingga pembalap MotoGP tewas
HSN 22 Oktober: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, ada apa di Sukabumi?
Kapolri minta MUI haramkan vape
18 Oktober: Hari Menopause Sedunia, kenali gejala, penyebab, obat dan pencegahan
17 Oktober: Jumlah penduduk miskin Sukabumi di Hari Pemberantasan Kemiskinan
16 Oktober: Dua hari penting diperingati di Indonesia, HPS dan HPI
45 ribu generasi muda Korea Selatan mualaf, tertarik kesederhanaan hidup dalam Islam
Cek-cok MUI dan politikus Nasdem soal konser musisi pro Israel, Andrea Bocelli

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:29 WIB

23 Oktober: Telekomunikasi pertama di Indonesia hingga pembalap MotoGP tewas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:23 WIB

HSN 22 Oktober: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, ada apa di Sukabumi?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:02 WIB

18 Oktober: Hari Menopause Sedunia, kenali gejala, penyebab, obat dan pencegahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:59 WIB

17 Oktober: Jumlah penduduk miskin Sukabumi di Hari Pemberantasan Kemiskinan

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan - Pemprov Jawa Barat

Jawa Barat

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:00 WIB