7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk

- Redaksi

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan berlubang di Jembatan Cipamatutan - sukabumiheadline.com

Jalan berlubang di Jembatan Cipamatutan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Lapuk, kumuh dan rawan ambruk. Begitu kesan melihat penampakan Jembatan Cipamatutan. Kayu alas jalan jembatan tampak lapuk pada bagian ujung kanan dan kirinya. Bahkan, kolong jembatan pun ditumbuhi tanaman liar, hingga sampah plastik dan karung pun menambah kesan kumuh.

Sampah plastik kotori Sungai Cipamatutan - sukabumiheadline.com
Sampah plastik kotori Sungai Cipamatutan – sukabumiheadline.com

Untuk informasi, Jembatan Cipamatutan tersebut merupakan akses utama menuju Kecamatan Kalapanunggal dan Kabandungan, berada di perbatasan tiga desa dan dua kecamatan, Bojonggenteng dan Parungkuda.

Jembatan Cipamatutan berada di perbatasan Kampung Pamatutan Peuntas, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, dan Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, dengan Kampung Pamatutan, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan retak di Jembatan Cipamatutan - sukabumiheadline.com
Jalan retak di Jembatan Cipamatutan – sukabumiheadline.com

Kini, jembatan yang dibangun pertama kali sejak zaman Belanda tersebut, kondisinya mengkhawatirkan, selain pada bagian jalannya sudah retak dan bolong, pondasipun belah.

Selama puluhan tahun jembatan tersebut tidak pernah direkonstruksi. Namun demikian, perbaikan minor pernah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi.

Tumbuhan liar di bawah Jembatan Cipamatutan - sukabumiheadline.com
Tumbuhan liar di bawah Jembatan Cipamatutan – sukabumiheadline.com

“Ngeri memang, kita kan gak tahu kapan musibah datang. Saya bukan warga sini, ke sini hanya untuk mancing dan lumayan sering,” kata Ajis Bagir (25), warga Bojongpari, Kecamatan Cidahu, kepada sukabumiheadline.com, Ahad (20/9/2026).

“Jembatan ini merupakan akses utama dari Kecamatan Kabandungan dan Kalapanunggal menuju Parungkuda, tapi puluhan tahun gak pernah dibangun ulang, hanya perbaikan-perbaikan kecil,” imbuh dia.

Jembatan Cipamatutan, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com
Jembatan Cipamatutan, Kabupaten Sukabumi – sukabumiheadline.com

Menurut Ajis, setiap hari jembatan tersebut dilintasi ribuan orang, terutama buruh pabrik dan pelajar. Ia mengaku heran perbaikan jembatan tersebut tidak menjadi prioritas perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi.

Bagian bawah Jembatan Cipamatutan tampak lapuk - sukabumiheadline.com
Bagian bawah Jembatan Cipamatutan tampak lapuk – sukabumiheadline.com

“Setiap hari ribuan orang yang kerja dan sekolah melintasi jembatan ini. Saya kalau lagi mancing dan duduk di bawah jembatan ini, ngeri juga denger getarannya. Coba lihat itu, dari dulu alas jalan masih pakai kayu, harusnya dicor beton. Wajar kalau aspal cepat rusak, karena getaran. Kayunya juga sudah mulai lapuk dan hancur,” sesal Ajis.

Lubang akibat retakan di jalan Jembatan Cipamatutan - sukabumiheadline.com
Lubang akibat retakan di jalan Jembatan Cipamatutan – sukabumiheadline.com

“Jembatannya udah bobrok. Jalannya banyak bolong dan retak di semua bagian, kalau ada lewat kendaraan roda empat saja sudah goyang, akibat pondasi bawah jembatan sudah tidak memadai,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ini 10 kecamatan lumbung padi di Kabupaten Sukabumi, hampir 1 juta ton
WorldoMeters: 10 kecamatan di Sukabumi tidak ideal untuk ditinggali
A-Z PLTU Pelabuhan Ratu Sukabumi: Biaya pembangunan, kapasitas, operator hingga dampak
Jenderal polisi jabat Kepala BRAN, SPI Sukabumi: Pesimistis, alat represif dan tabrak aturan
Daftar pejabat kapolri, pertama era kolonial hingga Suyudi Ario Seto
Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%
UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik
7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:00 WIB

WorldoMeters: 10 kecamatan di Sukabumi tidak ideal untuk ditinggali

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:00 WIB

A-Z PLTU Pelabuhan Ratu Sukabumi: Biaya pembangunan, kapasitas, operator hingga dampak

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Jenderal polisi jabat Kepala BRAN, SPI Sukabumi: Pesimistis, alat represif dan tabrak aturan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Daftar pejabat kapolri, pertama era kolonial hingga Suyudi Ario Seto

Senin, 28 September 2026 - 12:00 WIB

Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%

Berita Terbaru