Anies dan UAS Capres Musra Relawan Jokowi

- Redaksi

Sabtu, 29 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan dan Ustadz Abdul Somad. l Istimewa

Anies Baswedan dan Ustadz Abdul Somad. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Mengejutkan, dua sosok yang selama ini dikesankan selalu berseberangan dengan Presiden Joko Widodo, Anies Baswedan dan ustaz Abdul Somad (UAS) masuk daftar calon presiden (capres) hasil Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia yang digelar relawan Jokowi di Riau.

Anies menempati urutan ketujuh dengan perolehan 3,71 persen. Sementara itu, Abdul Somad menempati urutan ke-12 dengan 0,85 persen.

“Angka tergantung daerah, makanya hasil Musra Pekanbaru berbeda dengan wilayah lain,” kata Penanggung Jawab Musra Budi Arie Setiadi, Rabu (26/10/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anies juga masuk dalam bursa cawapres. Ia menduduki posisi kelima dengan perolehan 7,8 persen. Namun, perolehan suara Anies tertinggal jauh dari mantan koleganya di Balai Kota Jakarta, Sandiaga Uno. Sandiaga Uno menjadi capres terfavorit Musra Riau dengan perolehan 23,48 persen.

Urutan kedua bursa capres Musra Riau ditempati Prabowo Subianto dengan 19,51 persen. Selanjutnya ada Ganjar Pranowo (19,09 persen), Airlangga Hartarto (12,12 persen), Dudung Abdurachman (4,35 persen), dan Puan Maharani (3,83 persen).

Sebelumnya, Anies juga masuk daftar capres pilihan Musra yang digelar relawan Jokowi di Bandung. Ia menduduki posisi kelima dari sepuluh nama bakal capres yang diumumkan dengan 516 suara.

Berita Terkait

Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Wapres, Gibranisti: Kampungan
Ogah punya wapres tak punya ijazah SMA, Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Gibran
Dikenal tukang kritik pemerintah, kini Rocky Gerung jabat Wantimpres bersama 25 tokoh lain
Ulik tren elektabilitas 5 parpol Oktober 2025-Agustus 2026 versi Poltracking Indonesia
Gerindra: Era Prabowo jauh lebih demokratis dibanding pemerintah sebelumnya
Ketum Projo: Pemilu 2029, kalau terjadi percepatan kita siap enggak?
Mulai 2029 Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dipisah, begini aturannya
Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Wapres, Gibranisti: Kampungan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Ogah punya wapres tak punya ijazah SMA, Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Gibran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Dikenal tukang kritik pemerintah, kini Rocky Gerung jabat Wantimpres bersama 25 tokoh lain

Rabu, 23 September 2026 - 23:52 WIB

Ulik tren elektabilitas 5 parpol Oktober 2025-Agustus 2026 versi Poltracking Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 01:33 WIB

Gerindra: Era Prabowo jauh lebih demokratis dibanding pemerintah sebelumnya

Berita Terbaru