Antisipasi konvoi Bobotoh Persib, polisi di Sukabumi siapkan rekayasa lalin dan amankan nobar

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobotoh Persib - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Bobotoh Persib - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota siaga penuh jelang laga penentu juara Liga 1 antara Persib Bandung vs Persijap Jepara yang akan digelar Sabtu (23/5/2026). Untuk antisipasi konvoi Bobotoh Persib, polisi melakukan pengamanan jalur dan titik nonton bareng agar lalu lintas tetap lancar dan kondusif.

Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Ridwan Shandi Maulana, mengatakan fokus pengamanan diarahkan pada lokasi yang diprediksi ramai Bobotoh saat nobar.

“Beberapa titik nobar yang akan mendapat pengamanan di antaranya Oasis, Santa Sea, Crowded, Kafe Nama, serta Cafe Jalur,” ujar Ridwan, Jumat (22/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara ruas Jalan Samsudin SH, mulai dari Simpang Botram hingga Simpang Syamsudin Siliwangi.

“Ruas jalan tersebut nantinya akan digunakan sebagai titik kumpul para Bobotoh sebelum melakukan konvoi,” jelas dia.

Petugas juga disiagakan untuk mengawal jalannya konvoi Bobotoh. Rute yang disiapkan dimulai dari Balai Kota, menuju Botram, SMAK, Bhayangkara, Degung, Jalan Cemerlang, Lingkar Selatan, hingga berakhir di Terminal Jalur sebagai titik akhir pembubaran massa.

“Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan masyarakat, pengguna jalan, serta para suporter yang ikut merayakan pertandingan terakhir Persib Bandung,” kata Ridwan.

Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur yang terdampak rekayasa lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Masyarakat diimbau untuk menghindari jalur-jalur yang terdampak rekayasa lalu lintas dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru

Rokok elektrik atau vape - sukabumiheadline.com

Hikmah

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:34 WIB