Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri pada Kamis (1/10/2026). Ia menggantikan Sugiono yang menjabat Menlu di Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024 lalu.

Arrmanatha Nasir bukan orang baru di lingkungan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Sebelumnya, ia menjabat salah satu Wakil Menteri Luar Negeri Kabinet Merah Putih, bersama Wamenlu lainnya, yakni Anis Matta dan Arif Havas Oegroseno sejak 21 Oktober 2024.

Profil dan riwayat pendidikan 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik nama lengkap Arrmanatha Christiawan Nasir ini lahir pada 30 Desember 1971, di Bangkok, Tailan.

Mengutip dari laman LinkedIn, pria yang akrab dipanggil Tata ini menempuh studi Bachelor’s Degree bidang ilmu ekonomi di University of Buckingham, Inggris pada 1991-1993. Ia kemudian melanjutkan studi Master’s Degree di University of Leicester pada bidang Business Administration and Management (1993-1994).

Ia sempat berkarier di Bank Dagang Negara Indonesia pada Januari 1996 – Agustus 1997, sebelum melanjutkan studi untuk meraih gelar pascasarjana kedua di Universitas Indonesia bidang Hubungan Internasional (1997-1998).

Berkarier di Kemenlu

Arrmanatha kemudian memilih berkarier di Kemenlu RI. Ia memulai tugas sebagai Sekretaris Kedua/Negosiator WTO pada Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa mulai 2001-2004.

Pada 2004-2008, ia mengepalai Sub Direktorat Pertanian, Direktorat Perdagangan, Perindustrian, dan Hak Kekayaan Intelektual Kemenlu RI.

Selanjutnya, Arrmanatha bertugas sebagai Sekretaris Pertama di Misi Permanen Indonesia untuk PBB di New York pada 2008-2012. Selama itu, ia juga menjalani peran sebagai Economic Advisory untuk Presiden Majelis Umum PBB ke-65 pada 2010-2011.

Kemudian, mulai Desember 2014 – Juli 2019, Arrmanatha menjadi Juru Bicara sekaligus Kepala Biro Dukungan Strategis Kemlu.

Arrmanatha selanjutnya bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monaco, dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sejak April 2019 hingga November 2021.

Diberitakan Antara, Tata memperoleh anugrah Komandan Legiun Kehormatan oleh Pemerintah Prancis, Legion d’Honneur pada 2021 atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di bidang politik, sosial budaya, dan ekonomi.

Selanjutnya, sejak Desember 2021, ia juga menjadi Wakil Tetap RI untuk PBB di New York.

Lalu pada Juli 2023, ia menjabat sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia untuk Otoritas Kawasan Dasar Laut Internasional (International Seabed Authority/ISA) kepada Sekretaris Jenderal ISA, Michael W Lodge, di Markas Besar ISA, Kingston, Jamaica.

Berita Terkait

Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan
Perlindungan dan Pembela Masyarakat Adat dalam RUU Masyarakat Adat
Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun
MK tolak gugatan, Suket Kemendikbud tentang Ijazah Gibran dan keadilan publik
BGN uji coba program MBG konsep prasmanan: Siswa piket hingga dapur di sekolah
Profil Wahyu Hadiningrat, putra Banten dan Jawa Barat di pucuk pimpinan Polri
Baru lima bulan menjabat, Irjen Pipit Rismanto diganti Irjen Pol Hengki sebagai Kapolda Jabar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Perlindungan dan Pembela Masyarakat Adat dalam RUU Masyarakat Adat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:50 WIB

MK tolak gugatan, Suket Kemendikbud tentang Ijazah Gibran dan keadilan publik

Berita Terbaru