Didominasi perempuan, ini jumlah TKI asal Sukabumi 5 tahun terakhir

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKI sebelum diberangkatkan ke negara tujuan penempatan. l Istimewa

TKI sebelum diberangkatkan ke negara tujuan penempatan. l Istimewa

sukabumiheadline.com – TKI atau Tenaga Kerja Indonesia, adalah istilah lama yang merujuk pada pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri baik laki-laki maupun perempuan.

Istilah TKI sekarang lebih dikenal sebagai Pekerja Migran Indonesia atau PMI, yakni warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dengan menerima upah. Sedangkan, TKW atau Tenaga Kerja Wanita lebih spesifik untuk menyebut wanita Indonesia yang bekerja di luar negeri dengan menerima upah.

Untuk informasi, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang dikenal sebagai salah satu penyumbang TKI ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah negara tujuan favorit warga Sukabumi yang menjadi TKI, antara lain Arab Saudi dan negara-negara kawasan Timur Tengah, dan Malaysia. Selain itu, ada Jepang, Korea, Hongkong hingga Taiwan dalam daftar tujuan favorit.

Jumlah TKI asal Sukabumi 2029-2024

Berikut adalah jumlah TKI dalam lima tahun terakhir (2020-2024), dikutip sukabumiheadline.com dari data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Kamis (5)6/2025).

  • 2020: 41 laki-laki , 203 perempuan, total 244 TKI
  • 2021: 52 laki-laki , 109 perempuan, total 161 TKI
  • 2022: 515 laki-laki , 489 perempuan, total 1.004 TKI
  • 2023: 298 laki-laki, 869 perempuan, total 1.167 TKI
  • 2024: 401 laki-laki, 741 perempuan, total 1.142 TKI

Untuk diketahui, data di atas merupakan jumlah TKI legal atau resmi tercatat, tidak termasuk TKI ilegal.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Daftar pejabat kapolri, pertama era kolonial hingga Suyudi Ario Seto
Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%
UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik
7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL
7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk
Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Daftar pejabat kapolri, pertama era kolonial hingga Suyudi Ario Seto

Senin, 28 September 2026 - 12:00 WIB

Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%

Rabu, 23 September 2026 - 17:23 WIB

UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik

Rabu, 23 September 2026 - 16:39 WIB

7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL

Senin, 21 September 2026 - 01:30 WIB

7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB