#Infografis: Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten Sukabumi Naik Signifikan

- Redaksi

Senin, 26 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penduduk Miskin di Kabupaten Sukabumi. l Foto: Fery Heryadi

Penduduk Miskin di Kabupaten Sukabumi. l Foto: Fery Heryadi

sukabumiheadline.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi menyebut angka penduduk miskin baru di kabupaten terluas kedua se-Jawa dan Bali tahun 2020 mengalami kenaikan hingga 0,87 persen menjadi total 7.09 persen.

Dengan demikian, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi naik sekira 21,80 ribu jiwa menjadi 175,1 ribu jiwa.

Dampak pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun dan dituding sebagai penyebab gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), sehingga menyebabkan jumlah penduduk muskin di Kabupaten Sukabumi meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, masih menurut data BPS, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi trennya selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Dalam laporan BPS sub bagian Garis Kemiskinan, Jumlah, dan Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Sukabumi, 2013–2020, jumlah penduduk miskin pada 2016 sebanyak 198.7 ribu jiwa atau 8.13%, pada 2017 mengalami penurunan menjadi 197.1 ribu jiwa atau 8.04%, dan tahun 2018 kembali turun di angka 166.3 ribu jiwa (6.76%).

Tren penurunan juga terjadi pada 2019, menjadi 153.3 ribu jiwa atau 6.22%. Sedangkan tahun 2020 naik cukup signifikan menjadi 175.1 ribu jiwa atau 7.09%.

Mengingat masa pandemi wabah corona masih terjadi hingga semester kedua 2021, maka tren kenaikan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi berpotensi kembali bertambah pada tahun ini.

Infografis penduduk miskin Sukabumi - Istimewa
Infografis penduduk miskin Sukabumi – Istimewa

Berita Terkait

UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik
7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL
7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk
Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia
Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:23 WIB

UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik

Rabu, 23 September 2026 - 16:39 WIB

7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL

Senin, 21 September 2026 - 01:30 WIB

7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk

Rabu, 2 September 2026 - 09:00 WIB

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Rabu, 2 September 2026 - 00:06 WIB

Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Peristiwa

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:00 WIB

Jersey Persib di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 (kanan) - Ist

Olahraga

Jersey, lawan dan jadwal Persib di ASEAN Shopee Cup 2026/2027

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:35 WIB