Macet dan Semrawut, Jalan Depan Pasar Palabuhanratu Sukabumi Jadi Terminal Bayangan

- Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana jalan depan PSM Palabuhanratu, Sukabumi. l Dok. sukabumiheadlines.com

Suasana jalan depan PSM Palabuhanratu, Sukabumi. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Sebab ruas jalan di depan Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi
dijadikan terminal bayangan angkutan perkotaan (angkot), akibatnya kerap menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Tak hanya itu, ruas Jalan Siliwangi, tepatnya di depan PSM Palabuhanratu pun menjadi semrawut.

Sejumlah pengendara yang melintas mengeluhkan kondisi banyaknya angkot Jurusan Palabuhanratu -Citarik dan Loji, Kiara dan Cisolok yang ngetem di badan jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan sukabumiheadline.com di lapangan, keluar masuknya kendaraan roda dua dari pasar menambah parah kemacetan dan kesemrawutan yang terjadi.

Menurut warga setempat, Ayi Suherman (42), kondisi itu terjadi setiap hari, membuat kenyamanan pengendara lain yang melintas merasa terganggu.
“Ini setiap hari terjadi macet gini, petugas seolah membiarkan, padahal kalau dilihat setiap pagi dan sore selalu ada petugas Dinas Perhubungan (Dishub), tapi ini dibiarkan menumpuk parkir di badan jalan,” ujarnya, Rabu (26/1/2022).

“Pemerintah harusnya tegas, sempat beberapa tahun lalu ada penanganan oleh Dishub, angkutan ini di tata masuk ke pasar. Sekarang sudah tidak ada lagi, begini lagi,” sambungnya.

Sementara itu, Nenih (39) warga lainnnya mengungkapkan, kemacetan sering terjadi hampir setiap hari terutama ketika pagi hari, saat aktivitas warga sedang banyak ke PSM Palabuhanratu.

“Mudah-mudahan pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan upaya penertiban kembali, seperti yang dilakukan beberapa tahun lalu,” timpalnya.

“Ini sangat mengganggu sekali apalagi saat hari libur akhir pekan ataupun libur panjang, macetnya parah,” tandasnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru

Luhut Binsar Pandjaitan - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

Prabowo setujui usulan Luhut ubah definisi korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:30 WIB