Membanding jumlah investor asing dan dalam negeri menurut jenis usaha di Kabupaten Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan pemasangan mesin di salah satu pabrik di Kabupaten Sukabumi - Istimewa

Pekerjaan pemasangan mesin di salah satu pabrik di Kabupaten Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Investasi adalah kegiatan menanamkan uang atau aset untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Investasi juga bisa diartikan sebagai penanaman modal atau pelaburan.

Dalam praktiknya, penanaman modal dibagi menjadi dua, yakni Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, hingga akhir 2024, terdapat ribuan jenis investasi di Kabupaten Sukabumi, di mana ada ratusan di antaranya merupakan PMA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah Jumlah Perusahaan PMA dan PMDN Menurut Sektor di Kabupaten Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com dari data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sukabumi (DPMPTSP), Rabu (9/4/2025).

Dikutip dari data yang sama, investasi dibagi menjadi dua, yakni Primer, Sekunder dan Tersier.

Suasana kerja di PT GSI Cikembar, Sukabumi
Suasana kerja di PT GSI Cikembar, Sukabumi – Istimewa

Diketahui, pada akhir 2024, di Kabupaten Sukabumi terdapat 433 investor PMA, PMDN 1.528 investor, sehingga total ada 1.961 investor, dengan rincian sebagai berikut:

Primer

  1. Tanaman Pangan dan Perkebunan: 0 PMA, 31 PMDN, total, 31 investor
  2. Peternakan: 22 PMA, 108 PMDN, total 130 investor
  3. Kehutanan: 0 PMA, 14 PMDN, total 14 investor
  4. Perikanan: 33 PMA, 25 PMDN, total 58 investor
  5. Pertambangan: 3 PMA, 62 PMDN, total 65 investor

Sekunder

  1. Industri Makanan dan Minuman: 72 PMA, 133 PMDN, total 205 investor
  2. Industri Tekstil: 83 PMA, 0 PMDN, total 83 investor
  3. Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki: 13 PMA, 3 PMDN, total 16 investor
  4. Industri Kayu: 3 PMA, 15 PMDN, total 18 investor
  5. Industri Kertas dan Percetakan: 11 PMA, 3 PMDN, total 14 investor
  6. Industri Kimia dan Farmasi: 20 PMA, 83 PMDN, total 103 investor
  7. Industri Karet dan Plastik: 20 PMA, 7 PMDN, total 27 investor
  8. Indusri Mineral Non Logam: 3 PMA, 11 PMDN, total 14 investor
  9. Industri Logam Dasar, Barang Logam Bukan Mesin dan Peralatannya: 0 investor
  10. Industri Mesin, Elektronik Instrumen, kedokteran, Presisi, optik dan jam: 52 PMA, 169 PMDN, total 221 investor
  11. Industri Kendaraan Bermotor & Alat Transportasi Lainnya: 0 PMA, 3 PMDN, total 3 investor
  12. Industri Lainnya: 36 PMA, 16 PMDN, total 52 investor

Tersier

  1. Listrik, Gas, dan Air: 4 PMA, 38 PMDN, total 42 investor
  2. Konstruksi: 3 PMA, 211 PMDN, total 214 investor
  3. Perdagangan & Refarasi: 30 PMA, 369 PMDN, total 399 investor
  4. Hotel & Restoran: 11 PMA, 39 PMDN, total 50 investor
  5. Transportasi, Gudang & Komunikasi: 0 PMA, 51 PMDN, total 51 investor
  6. Perumahan, Kawasan Industri & Perkantoran: 5 PMA, 68 PMDN, total 73 investor
  7. Jasa Lainya: 9 PMA, 69 PMDN, total 78 investor

Penjelasan PMA dan PMDN

Ekspor komoditi non migas dari Kabupaten Sukabumi
Ekspor komoditi non migas dari Kabupaten Sukabumi – Istimewa

PMA, yaitu kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal asing.

  • Definisi: PMA adalah kegiatan penanaman modal oleh pihak asing untuk menjalankan usaha di Indonesia, baik dengan modal asing sepenuhnya maupun dengan patungan modal asing dan dalam negeri.
  • Bentuk Usaha: PMA umumnya berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia.
  • Tujuan: PMA bertujuan untuk menarik investasi asing ke Indonesia, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
  • Peraturan: Penanaman Modal di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.
  • Contoh: Beberapa contoh perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia melalui PMA adalah Unilever, HM Sampoerna, Astra International, Google, dan Marriott International. 
Sedangkan, PMDN adalah kegiatan investasi yang dilakukan oleh warga negara Indonesia atau badan usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh warga Indonesia, untuk menjalankan usaha di Indonesia dengan menggunakan modal dari dalam negeri.
  • Definisi: PMDN adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal dalam negeri dengan menggunakan modal dalam negeri.
  • Subjek Penanam Modal: Penanam modal dalam negeri dapat berupa perseorangan warga negara Indonesia, badan usaha Indonesia, negara Republik Indonesia, atau daerah yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia.
  • Modal: Modal yang digunakan dalam PMDN berasal dari dalam negeri.
  • Peraturan: PMDN diatur oleh Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.
  • Contoh: PT Pertamina (Persero) dan PT Telkom Indonesia (Persero) adalah contoh perusahaan yang melakukan PMDN.
  • Perbedaan dengan PMA: PMDN berbeda dengan Penanaman Modal Asing (PMA), di mana PMA adalah investasi yang dilakukan oleh investor asing.
  • Kelebihan PMDN: PMDN memiliki kelebihan karena investor lokal tidak terikat oleh Daftar Negatif Investasi (DNI) seperti halnya PMA, sehingga memiliki lebih banyak keleluasaan dalam memilih sektor industri.
  • Peran PMDN: PMDN berperan penting dalam mendukung perekonomian dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada investasi asing, dan menciptakan lapangan kerja. 

Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk
Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia
Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 01:30 WIB

7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk

Rabu, 2 September 2026 - 09:00 WIB

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Rabu, 2 September 2026 - 00:06 WIB

Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi

Selasa, 1 September 2026 - 19:49 WIB

Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Berita Terbaru

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:42 WIB

Marc Klok, pemain Persib Bandung - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Olahraga

Marc Klok: Hari ini Persib ke Jepara untuk menang

Minggu, 20 Sep 2026 - 17:40 WIB