sukabumiheadline.com – Momen Dedi Mulyadi gombalin Camat Margahayu, Kabupaten Bandung, Nur Hazanah, diunggah di akun Instagram Gubernur Jawa Barat tersebut.
Pertemuan ini menjadi viral di media sosial karena interaksi jenaka antara pria yang akrab dipanggil KDM itu dengan birokrat perempuan asal Sukabumi itu. Diketahui KDM mulai ngobrol saat tiba di Lanud Sulaiman dan dalam kendaraan menuju lokasi kunker.
Momen itu terjadi ketika Dedi Mulyadi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan Jalan Dengdek (Jadek), Margahayu, pada Senin (12/10/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau dan mempercepat penanganan banjir di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi ibu teh aslinya orang mana?” tanya KDM saat dalam perjalanan.
“Siap, asal dari Sukabumi, bapak,” jawab Nur Hazanah.
Dalam pertemuan tersebut, KDM juga melontarkan sejumlah candaan bernada gombalan dengan menyinggung kehidupan pribadi Nur Hazanah yang sudah sekitar delapan tahun menjalani hidup sendiri.
Momen itu berlangsung ketika Nur Hazanah menyambut kedatangan KDM di Lanud Sulaiman. Percakapan keduanya kemudian mengarah pada status pribadi sang camat, yang dijawab dengan santai dan penuh rasa syukur. Dalam percakapan itu, terlihat sekali kebahagiaan sang camat saat disinggung soal kehidupan pribadi oleh KDM.
KDM lalu bertanya kemungkinan ada pria lain yang cemburu ketika dirinya berbincang dengan Nur Hazanah.
“Oh jadi sendiri, nggak akan ada yang cemburu dong,” ujar KDM.
Nur Hazanah kemudian menjelaskan bahwa dirinya sudah cukup lama menjalani kehidupan sendiri tanpa pasangan. Ia menyebut sudah sekitar delapan tahun berada dalam kondisi tersebut.
“Iya sudah lama sendiri sekitar 8 tahun,” jawab perempuan kelahiran 7 Maret 1984 tersebut.
Mendengar jawaban itu, KDM lantas membandingkan pengalaman pribadinya dengan yang dialami Nur Hazanah.
“Saya baru 3 tahun. Itu Ibu tidak merasa jenuh sendiri?” tanya KDM.
KDM kembali melontarkan candaan bahwa kedatangannya ke Lanud Sulaiman bisa menjadi salah satu alasan sang camat semakin bahagia. KDM bahkan berjanji akan memperbaiki tata lingkungan di sana dan ingin bisa kembali lagi ke sana.
“Bahagia ya, apalagi kalau saya sering ke sini ibu biar semakin bahagia. Tidak akan ada cemburu nih nanya pribadi Ibu? Anak-anak tidak marah?” kata KDM.
Nur Hazanah menjawab singkat bahwa tidak ada yang cemburu dengan percakapan tersebut. “Nggak ada. Alhamdulillah,” jawabnya.
Pertanyaan tersebut dijawab Nur Hazanah dengan tenang. Ia mengaku tidak merasa kesepian karena memiliki dua putra yang selalu menemani dan memberikan kebahagiaan dalam kehidupannya.
“Alhamdulillah, ada dua putra yang selalu membersamai. Jadi tidak merasa jenuh tidak merasa galau. Alhamdulillah bersyukur saja Bapak,” tutur Nur Hazanah.
Perempuan asal Sukabumi
Informasi dihimpun sukabumiheadline.com, perempuan dengan nama lengkap Dr. Nur Hazanah, S.STP., M.Tr.I.P., M.A.B itu menjadi Camat Margahayu sejak Selasa (3/3/2026) lalu, menggantikan Tati Suharyati.
Saat menyampaikan sambutannya ketika pertama menjabat Camat Margahayu, Nur Hazanah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Insya Allah saya siap melanjutkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya. Fokus kami ke depan adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan responsif, serta memperkuat sinergi dengan desa, lembaga, dan seluruh elemen masyarakat,” kata dia.
Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kecamatan bukan hanya soal administrasi, tetapi bagaimana kita hadir, mendengar aspirasi, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tambahnya.
Diapresiasi KDM
Di samping interaksi humorisnya, kunjungan kerja KDM, kinerja Nur Hazanah ternyata mendapat apresiasi besar dari tokoh setempat, termasuk Kepala Desa Sayati, Nandar Kusnandar. Warga berharap kehadiran langsung sang gubernur dapat mempercepat penuntasan masalah banjir tahunan di area Jalan Dengdek.









