sukabumiheadline.com – Perusahaan air minum kemasan Le Minerale buka suara terkait video yang melibatkan produknya dalam kegiatan unjuk rasa beberapa waktu lalu di sekitaran Bundaran HI, Jakarta.
Video tersebut merujuk pada kemungkinan aktivitas pembagian konsumsi dari sponsor kepada mahasiswa dan petugas.
Logo Le Minerale diduga dikaitkan dengan sponsor lantaran logo produk ditempel di pembatas jalan yang menjadi latar belakang lokasi pembagian konsumsi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seruan boikot terhadap produk dari PT Tirta Fresindo Jaya (bagian dari Mayora Group) itu muncul di media sosial setelah logo merek tersebut terlihat dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran HI, Jakarta.
Warganet menduga Le Minerale menjadi sponsor acara tersebut karena logo mereka tampak pada pembatas jalan (water barrier) dan area sekitar lokasi.
Sementara itu, melalui akun resmi di Threads, Le Minerale menekankan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam aksi tersebut, terlebih menjadi sponsor.
“Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, Le Minerale menegaskan bahwa kami tidak menjadi sponsor, tidak terlibat, maupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun terhadap aksi tersebut,” tulis perusahaan, dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (31/10/2026).
Anak perusahaan Mayora Indah itu menyadari kekhawatiran masyarakat akan keterlibatan perusahaan dalam video aksi yang beredar di media sosial.
Perusahaan mengonfirmasi terkait logo Le Minerale yang tampak dalam video aksi tersebut.
“Logo (Le Minerale) berada pada water barrier atau pembatas jalan yang berfungsi sebagai fasilitas pengaturan lalu lintas, dan bukan sebagai sponsorship kegiatan,” jelas perusahaan.
Dengan demikian, Le Minerale memastikan keberadaan logo produknya tidak menunjukkan adanya keterlibatan ataupun dukungan perusahaan terhadap aksi yang berlangsung.
“Pernyataan resmi ini kami sampaikan untuk memberikan kejelasan dan mencegah kesalahpahaman di masyarakat,” tandas perusahaan.









