Musisi Sukabumi Bermusik dan Berbagi dalam Solidaritas Musik Parungkuda

- Redaksi

Minggu, 16 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas SMP. l Dok. Pribadi

Komunitas SMP. l Dok. Pribadi

SUKABUMIHEADLINES.com l PARUNGKUDA – Musik disukai banyak kalangan, tak hanya penikmat seni, tapi juga dari mulai rakyat biasa, pejabat, bahkan hingga raja dan pemuka agama. Tak heran jika bermusik, bagi sebagian orang tidak melulu soal hobi. Banyak dari para musisi menjadikannya sebagai mata pencaharian.

Meskipun selalu ada bumbu persaingan, tapi dalam perjalanannya, banyak para pemusik memilih mengorganisasikan diri dalam sebuah komunitas atas dasar passion yang sama. Dalam komunitas, mereka bisa saling berbagi informasi atau job.

Hal sama dilakukan personel komunitas Solidaritas Musik Parungkuda atau SMP. Dibentuk awal Desember 2019, SMP dihuni banyak pemusik dari berbagai band di wilayah Parungkuda dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua personel komunitas SMP sepakat untuk terus bermusik, menciptakan karya dan selalu saling berbagi.

Baca Juga :  Suka Duka Supardi Mengajar 3 Kelas, Bertaruh Nyawa ke Sekolah di Pedalaman Sukabumi

Kepada sukabumiheadlines.com, salah seorang pengurus SMP, Deden Kurniawan, mengatakan jika pada awal terbentuknya personel SMP terdiri dari beberapa perwakilan grup band.

Komunitas SMPP
Komunitas SMP. l Dok. Pribadi

“Pada awal mereka terdiri dari perwakilan band-band, seperti Ucup, Irwan, Mulya, tauvik, Aris, Idam, Dika, Sahal, Dandun, Levi dan Andri,” jelas Deden, Ahad (16/1/2022) dinihari.

Adapun dinamakan SMP agar komunitas ini bisa menjadi wadah kesolidan dan saling membantu, serta saling menguatkan antar pelaku seni musik khususnya di Parungkuda dan Sukabumi.

“Namanya disingkat SMP agar mudah diingat saja. Waktu pertama dibentuk, kepengurusannya terdiri dari 15 orang. Sedangkan saat ini sudah bertambah menjadi 60 orang,” lanjut dia.

Berdasarkan hasil mufakat, lanjut Deden, Ucup disepakati sebagai Ketua SMP, sedangkan personel lainnya ada di jajaran struktural pengurus.

Baca Juga :  Kades Sukaresmi Sukabumi Didemo Warga Sebab Ajak Duel, Ini 5 Infonya

Selain rutin silaturahim, personel SMP juga sering mengadakan berbagai kegiatan bermusik, seperti manggung bareng dalam event yang sama atau untuk kegiatan sosial.

“Kami aktif bersilaturahim di group WhatsApp. Saat ini, anggota yang aktif sekira 80 persen lah. Kegiatan kami tentu saja berbasis musik, seperti mengadakan parade, festival dan acara ngamen. Bahkan, kami sering membuat acara akustikan sambil berdonasi untuk warga yang membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Untuk menjalin kebersamaan, personel SMP juga rutin berkumpul dengan cara berkeliling ke kediaman masing-masing anggota, atau ngopi bareng di Kedai Kopi Palagan.

Untuk bergabung dengan Komunitas SMP, kata Deden, syaratnya cukup memiliki hobi yang sama. “Cukup memiliki hobi yang sama di bidang musik. Tidak ada syarat lain,” kata pria 38 tahun itu.

Berita Terkait

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah
Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam
Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025
Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi
Solar panel untuk SD di Sukabumi: 1000Cahaya dan Greenfaith Indonesia sedekah energi
Mengenal 7 hobi Nabi Muhammad SAW, dari olah raga, spiritual hingga buah favorit
Aisyiyah dan PA Sukabumi perkuat gerakan keadilan sosial keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:40 WIB

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:41 WIB

Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Senin, 5 Januari 2026 - 16:15 WIB

Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:30 WIB

Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:01 WIB

Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi wartawan sedang wawancara narasumber - sukabumiheadline.com

Regulasi

Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK

Senin, 19 Jan 2026 - 22:39 WIB