Daftar kecamatan penghasil petai Sukabumi, produksi ribuan ton

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sayuran petai - sukabumiheadline.com

Ilustrasi sayuran petai - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi secara umum memiliki potensi hortikultura yang tinggi, di mana tanaman petai banyak tumbuh di pekarangan warga maupun di perkebunan rakyat di wilayah perbukitan. Meskipun Ciamis dikenal sebagai yang terbesar di Jawa Barat, Sukabumi merupakan pemasok petai yang signifikan di Jawa Barat.

Kabupaten Sukabumi menempati posisi ke-8 dalam produksi petai di Tatar Pasundan, yakni mencapai 36.023 kuintal atau 3.602,3 ton petai dalam satu tahun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (28/2/2026), jumlah tersebut selalu naik signifikan dibanding 2022 yang hanya 23.990 kuintal dan 29.089 kuintal (2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui, budidaya petani cocok di daerah tropis lembab dengan curah hujan 1000-2000 mm/tahun. Membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah halus dengan pH 5.5-6.5.

Petai di wilayah Sukabumi dan sekitarnya sering dipanen saat memasuki musim hujan, atau kisaran Desember – Januari, di mana buah petai mulai menua dan siap dipanen. Namun secara umum, petai biasanya dipanen dua kali setahun, sekira April-Mei dan November-Desember.

Untuk informasi, posisi pertama penghasil petai di Jawa Barat ditempati Kabupaten Ciamis dengan 411.389 kuintal.

Kecamatan penghasil petai di Sukabumi

Beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi dikenal sebagai penghasil petai, baik dari perkebunan rakyat maupun hasil hutan. Berdasarkan data dan sebaran geografis, wilayah penghasil petai di Sukabumi umumnya berada di kawasan dengan lahan tegalan dan perbukitan.

Berikut adalah beberapa wilayah yang dikenal menghasilkan petai di Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com dari data BPS 2024.

  • Jampang Tengah: Wilayah ini, khususnya di area Hutan Diklat, menjadi salah satu lokasi yang memiliki potensi hasil hutan/perkebunan berupa petai.
  • Kabandungan: Terdapat area yang dikaitkan dengan hasil perkebunan, di mana petai menjadi salah satu komoditasnya.
  • Ciemas dan Cidadap: Juga tercatat memiliki potensi hasil tani/buah-buahan yang mencakup tanaman tahunan.

Selain itu, Kecamatan Cikembar, Kalapanunggal, Cibadak, Sukaraja, dan Cikidang secara geografis mendukung tanaman tahunan, termasuk petai.

Berita Terkait

Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi
Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:12 WIB

Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?

Senin, 6 Juli 2026 - 00:19 WIB

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21 WIB

Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:56 WIB

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Berita Terbaru

Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina - Ist/sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 - 04:20 WIB