sukabumiheadline.com – Laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten dan Kota Sukabumi jauh tertinggal dari Garut. Pada Triwulan II 2026, penguatan aktivitas ekonomi daerah nonmetropolitan dari Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Sukabumi di posisi ke-9 dan 10.
Sementara Garut, berhasil membukukukan capaian positif dan tertinggi se-Jawa Barat, yakni sebesar 7,7 persen.
Akselerasi ekonomi daerah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk informasi, sejumlah daerah nonmetropolitan seperti Garut, Majalengka, dan Tasikmalaya berhasil mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen. Kabupaten Tasikmalaya bahkan mengalami lonjakan paling pesat dari angka 3,32 persen menjadi 7,05 persen.
Peningkatan signifikan ini berdasarkan data resmi Seri 2010 Laju Pertumbuhan PDRB Triwulanan BPS per 7 September 2026. Capaian pesat tersebut membuktikan bergairahnya aktivitas bisnis lokal serta produktivitas masyarakat di berbagai wilayah.
Sementara itu, angka pertumbuhan ekonomi di Sukabumi mencatatkan pertumbuhan di bawah 6%. Hal itu menandakan merupakan bukti masih rendahnya daya beli dan usaha lokal, sekaligus memotret rendahnya dukungan terhadap produk serta pelaku UMKM setempat.
Berikut rincian laju pertumbuhan ekonomi 10 kota dan kabupaten nonmetropolitan di Jawa Barat:
- Kabupaten Garut: 7,7%
- Kabupaten Majalengka: 7,51%
- Kabupaten Tasikmalaya: 7,05%
- Kabupaten Kuningan: 6,94%
- Kabupaten Cirebon: 6,6%
- Kabupaten Purwakarta: 6,29%
- Kabupaten Kota Cimahi: 6,21%
- Kota Bekasi: 5,99%
- Kabupaten Sukabumi: 5,95%
- Kota Sukabumi: 5,94%









